KuCoin Jadi Pionir sebagai Bursa Kripto Global Pertama yang Meraih Izin FIU di India


Victoria, Seychelles, (ANTARA/PRNewswire) - KuCoin, salah satu pemimpin industri bursa uang kripto global, termasuk dalam jajaran tujuh bursa uang kripto terbesar di seluruh dunia, mengumumkan pencapaian terbarunya, yakni menjadi bursa kripto global pertama yang meraih izin FIU di India. Pencapaian ini merupakan momen penting dalam perkembangan industri uang kripto di India, terutama di tengah perubahan regulasi yang terjadi baru-baru ini. Lebih lagi, pencapaian ini mencerminkan dedikasi KuCoin dalam memperluas jangkauan di pasar utama dunia sebagai bagian dari strategi global.

 

Selain izin yang diraih dari FIU, KuCoin akan menjalankan sejumlah inisiatif berikut untuk meningkatkan layanan bagi pengguna lokal di India.

  • Solusi Pembayaran di Pasar Lokal: Berkolaborasi dengan bank lokal dan penyedia pembayaran uang fiat untuk meluncurkan layanan on-ramp dan off-ramp unik dan langsung yang dirancang khusus untuk India. Di sisi lain, KuCoin juga akan meluncurkan program kemitraan guna merekrut semakin banyak mitra, serta menghadirkan layanan yang lebih mudah dan bersahabat.
  • Fokus Investasi Strategis: Meningkatkan investasi dan dukungan proyek blockchain yang dipimpin kalangan pebisnis dengan fokus pada pasar India, menopang pertumbuhan berkelanjutan di ekosistem kripto lokal.
  • Bekerja sama dengan Pihak Regulator dan Asosiasi Keamanan: Terus mendukung pihak regulator dan instansi pemerintah guna mempromosikan industri yang aman dan diregulasi.
  • Kemitraan untuk Sektor Pendidikan dan Ekosistem: Bermitra dengan lembaga pendidikan lewat KuCoin Campus untuk membina pemahaman tentang blockchain, serta menawarkan akses Web3, teknologi, dan sumber daya ekosistem KuCoin demi mendorong perkembangan industri blockchain di India.
  • Strategi Glo-cal dan Lokalisasi Tim: Membangun tim lokal yang memahami dan melayani kebutuhan investor dan pengguna India. Strategi glo-cal mencerminkan prioritas KuCoin untuk mendunia dan fokus lokalisasi.

Johnny Lyu, CEO, KuCoin, berkata, "KuCoin sangat memprioritaskan keamanan aset pengguna. Setelah sukses meraih izin ini di India, kami siap meningkatkan pengalaman pengguna di India, serta meningkatkan komitmen pada aspek kepatuhan regulasi dan keamanan. Dengan pencapaian tersebut, kami memperluas wacana tentang tingkat penggunaan kripto di India, mengangkat isu seputar keamanan pengguna dan keunggulan layanan 'trading'. Lebih lagi, pencapaian ini mempercepat investasi dan inisiatif edukasi pasar di India. Targetnya, merangsang pertumbuhan industri dan mendorong perkembangan industri blockchain yang berkelanjutan. Kami ingin mendukung inovasi lokal dan menjalin kemitraan edukasi untuk berkontribusi terhadap ekosistem blockchain di India. Dengan perkembangan ini, KuCoin menyambut berbagai mitra agar turut bergabung, serta mempromosikan perkembangan industri kripto di India."

KuCoin gembira mengawali kiprahnya bersama pengguna di India, serta merealisasikan berbagai potensi dan peluang baru. KuCoin siap berkembang lebih baik secara kolektif, serta membina komunitas blockchain yang kolaboratif dan kondusif. Ke depan, KuCoin optimis menyambut masa depan yang segera dibangun di India—masa depan cerah yang diliputi inovasi, kemajuan, dan kesuksesan bersama.

Tentang KuCoin 

Diluncurkan pada September 2017, KuCoin adalah bursa uang kripto global yang berkantor pusat di Seychelles. Sebagai platform yang memprioritaskan pengguna, serta mewujudkan inklusi dan pemberdayaan komunitas, KuCoin menawarkan lebih dari 800 aset digital, serta layanan Spot tradingMargin tradingP2P Fiat tradingFutures tradingStaking, dan Lending kepada 30 juta pengguna di lebih dari 200 negara dan wilayah. KuCoin saat ini tercantum dalam daftar tujuh bursa kripto terbesar di dunia. Pada 2023, KuCoin dinobatkan sebagai "Best Crypto Exchanges" oleh Forbes, serta menjadi bursa global terbaik dalam ajang "Finder's 2023 Global Cryptocurrency Trading Platform Awards". Informasi lebih lanjut tersedia di https://www.kucoin.com.

SOURCE KuCoin


Penulis : Adityawarman