Search:
Thursday, Apr-15 2021 08:00 WIB
  • AGRI 1,471.300 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 964.300 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 489.100 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 6,050.280 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 1,654.980 0.000 (0.000%)
  • DBX 1,415.670 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,401.420 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 172.040 0.000 (0.000%)
  • IDX30 481.690 0.000 (0.000%)
  • IDX80 130.060 0.000 (0.000%)
  • IDXBASIC 1,246.220 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 370.540 0.000 (0.000%)
  • IDXCYCLIC 734.150 0.000 (0.000%)
  • IDXENERGY 697.000 0.000 (0.000%)
  • IDXESGL 133.320 0.000 (0.000%)
  • IDXFINANCE 1,366.130 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 134.090 0.000 (0.000%)
  • IDXHEALTH 1,279.500 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 429.300 0.000 (0.000%)
  • IDXINDUST 955.960 0.000 (0.000%)
  • IDXINFRA 892.820 0.000 (0.000%)
  • IDXNONCYC 757.740 0.000 (0.000%)
  • IDXPROPERT 868.660 0.000 (0.000%)
  • IDXQ30 139.570 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 279.400 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 332.930 0.000 (0.000%)
  • IDXTECHNO 3,178.570 0.000 (0.000%)
  • IDXTRANS 1,015.730 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 128.040 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 979.190 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 1,048.800 0.000 (0.000%)
  • Investor33 416.270 0.000 (0.000%)
  • ISSI 177.310 0.000 (0.000%)
  • JII 596.950 0.000 (0.000%)
  • JII70 210.060 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 1,154.660 0.000 (0.000%)
  • LQ45 904.880 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,267.150 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,613.650 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,764.720 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 991.260 0.000 (0.000%)
  • MNC36 307.770 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 303.380 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 348.110 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 299.130 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 349.610 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 6,050.280 0.000 (0.000%)
  • TRADE 877.570 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Laba LSIP Melonjak 427,8%, SIMP Masih Merugi per September
Published: 30 Nov 2020 08:19 WIB


IMQ, Jakarta —  PT London Sumatera Plantation Tbk (LSIP) mencatat laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk hingga periode yang berakhir September 2020 meningkat 427,8% yoy menjadi Rp277,1 miliar dibandingkan periode serupa tahun sebelumnya hanya Rp52,5 miliar.

Laporan keuangan yang dipublikasi Senin (30/11), pertumbuhan laba dipacu seiring kenaikan harga jual rata-rata produk sawit, penurunan beban pokok penjualan, laba selisih kurs, serta penurunan beban umum dan administrasi dimana sebagian diimbangi oleh rugi yang timbul dari perubahan nilai wajar aset biologis.

Penjualan tercatat sebesar Rp2,28 triliun, turun 11,9% yoy terutama karena penurunan volume penjualan produk sawit (CPO, PK dan produk turunan PK) dan karet, tetapi sebagian diimbangi peningkatan harga jual rata-rata (ASP) produk sawit. Pada periode yang berakhir September tahun ini, ASP CPO dan PK naik masing-masing 24% yoy.

Pada periode yang berakhir September inj, produksi TBS inti turun 13,5% yoy menjadi 906.357 ton. Seiring penurunan produksi TBS inti dan eksternal, produksi CPO turun 20,6% yoy menjadi 227.355 ton.

Dengan adanya pelemahan volume produksi, volume penjualan CPO juga turun 26,5% yoy menjadi 221.916 ton dan volume penjualan PK dan produk turunan PK turun 26,5% yoy menjadi 61.581 ton.

Namun, perseroan mampu mendongkrak laba inti sebesar 502,0% yoy menjadi Rp390,1 miliar dalam sembilan bulan pertama tahun ini dari kurun waktu serupa tahun lalu hanya Rp68,4 miliar. Ebitda dibukukan sekitar Rp631,4 miliar yoy atau tumbuh 92,5%.

Lonsum juga berhasil mempertahankan posisi keuangan yang sehat dengan total aset Rp10,54 triliun termasuk posisi kas dan setara kas Rp1,69 triliun dan dengan tidak adanya pendanaan melalui hutang (funded debt) pada 30 September 2020.

Sementara, PT Salim Ivomas Tbk (SIMP) masih mencatat rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp173 miliar, namun lebih rendah dari Rp470 miliar pada periode sebelumnya.

Penurunan kerugian ini terutama berasal dari rugi yang timbul dari perubahan nilai wajar aset biologis dan kenaikan beban pajak penghasilan, dan diimbangi dengan kenaikan laba bruto, penurunan beban umum dan administrasi serta laba selisih kurs.

Grup SIMP mencatat penjualan sebesar Rp10,31 triliun, naik 2% yoy terutama disokong kenaikan harga jual rata-rata (ASP) dari produk sawit dan produk Minyak & Lemak Nabati (EOF) yang sebagian diimbangi oleh penurunan volume penjualan dari produk sawit dan produk EOF.

Poduksi TBS inti turun 10% yoy menjadi 2,1 juta ton. Seiring penurunan produksi TBS inti dan eksternal, produksi CPO turun 14% yoy menjadi 520 ribu ton. Volume penjualan CPO juga turun 16% menjadi 518 ribu ton dan volume penjualan produk PK turun 19% yoy menjadi 123 ribu ton, namun ASP CPO dan PK naik 23% yoy dan 13% yoy.
Author: Susan Silaban
-
POPULAR NEWS