Search:
Monday, Sep-21 2020 07:43 WIB
  • AGRI 1,171.730 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 724.950 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 447.460 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 5,059.220 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 1,884.330 0.000 (0.000%)
  • DBX 933.730 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,093.790 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 135.370 0.000 (0.000%)
  • IDX30 427.200 0.000 (0.000%)
  • IDX80 111.510 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 284.630 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 118.400 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 382.900 0.000 (0.000%)
  • IDXQ30 125.350 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 215.540 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 243.740 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 105.040 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 803.620 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 838.080 0.000 (0.000%)
  • Investor33 371.180 0.000 (0.000%)
  • ISSI 148.060 0.000 (0.000%)
  • JII 539.110 0.000 (0.000%)
  • JII70 182.680 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 996.600 0.000 (0.000%)
  • LQ45 780.320 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,205.730 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,404.610 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,370.430 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 866.530 0.000 (0.000%)
  • MNC36 278.840 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 265.580 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 347.880 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 242.360 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 313.430 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 5,059.220 0.000 (0.000%)
  • TRADE 636.530 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Kinerja 2019 Ciamik, Pupuk Indonesia Setor Rp8,17 Triliun
Published: 4 Aug 2020 15:51 WIB


IMQ, Jakarta —  PT Pupuk Indonesia (Persero) memberikan setoran pajak dan dividen kepada negara mencapai Rp8,17 triliun sepanjang 2019.

"Rincian kontribusi tersebut adalah pajak yang dibayarkan Pupuk Indonesia Group sebesar Rp7,28 triliun pada 2019 dan dalam bentuk dividen kas sekitar Rp973,5 miliar," kata Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Aas Asikin Idat melalui pernyataannya, Selasa (4/8).

Pupuk Indonesia menorehkan pendapatan usaha mencapai Rp71,3 triliun, dengan perolehan laba tahun berjalan sebesar Rp3,71 triliun atau setara 103,01% dari target RKAP tahun lalu sebesar Rp3,60 triliun.

Ia beralasan kinerja keuangan 2019 yang positif ditopang oleh peningkatan efisiensi dan membaiknya penetrasi pasar ke sektor komersil, juga beban keuangan perusahaan tercatat lebih rendah dari rencana seiring dilakukan pelunasan pembayaran pinjaman jangka pendek dan jangka panjang berkat adanya pembayaran piutang subsidi sebesar Rp9,7 triliun.

“Penurunan ini sejalan dengan komitmen untuk memenuhi kewajiban kepada kreditur sesuai dengan jatuh tempo pelunasan pinjaman," tambahnya.

Pelunasan pinjaman juga berdampak pada arus kas perusahaan, yang tercatat sebesar Rp11,97 triliun atau turun 66,3% dibanding realisasi tahun sebelumnya yang sebesar Rp18,06 triliun.

Total aset per 31 Desember 2019 mencapai Rp135,55 triliun atau 100,96% dari target RKAP. Sementara, liabilitas berhasil ditekan menjadi Rp48 triliun yang didongkrak adanya pembayaran sebagian pinjaman jangka panjang perusahaan dan yang berasal dari pembayaran piutang subsidi oleh pemerintah dan kas internal perusahaan.

Di sisi lain, total ekuitas naik menjadi Rp5,72 triliun dibanding tahun sebelumnya menjadi Rp71,75 triliun.
Author: Susan Silaban
-
POPULAR NEWS