Search:
Monday, Sep-21 2020 07:49 WIB
  • AGRI 1,171.730 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 724.950 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 447.460 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 5,059.220 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 1,884.330 0.000 (0.000%)
  • DBX 933.730 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,093.790 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 135.370 0.000 (0.000%)
  • IDX30 427.200 0.000 (0.000%)
  • IDX80 111.510 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 284.630 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 118.400 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 382.900 0.000 (0.000%)
  • IDXQ30 125.350 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 215.540 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 243.740 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 105.040 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 803.620 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 838.080 0.000 (0.000%)
  • Investor33 371.180 0.000 (0.000%)
  • ISSI 148.060 0.000 (0.000%)
  • JII 539.110 0.000 (0.000%)
  • JII70 182.680 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 996.600 0.000 (0.000%)
  • LQ45 780.320 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,205.730 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,404.610 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,370.430 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 866.530 0.000 (0.000%)
  • MNC36 278.840 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 265.580 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 347.880 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 242.360 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 313.430 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 5,059.220 0.000 (0.000%)
  • TRADE 636.530 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Ini Strategi Sariguna Primatirta Pada Semester II
Published: 30 Jul 2020 17:45 WIB


IMQ, Jakarta —  PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) pacu penjualan air minum dalam kemasan (AMDK) ke segmen pasar tradisional atau general trade pada semester II tahun ini.

"Penjualan kepada pelanggan maskapai penerbangan di sektor hotel restoran dan kafe merosot akibat aktivitas penerbangan yang tersendat pada semester I tahun ini. Demikian pula dengan segmen pasar modern, penjualan AMDK ke supermarket, khususnya yang terintegrasi dengan pusat perbelanjaan ikut menyusut," kata Direktur Penjualan dan Distribusi PT Sariguna Primatirta, Toto Sucartono, di Jakarta, Kamis (30/7).

Berbeda dengan kedua segmen pasar di atas, menurut Toto, permintaan pasar di general trade relatif lebih stabil di masa pandemic COVID-19.

"Kami sudah tahu petunjuknya di semester kedua, akan ke mana kami berlari, keran mana yang akan kami perbesar," paparnya.

Dengan strategi ini, kontribusi penjualan CLEO ke segmen general trade diproyeksikan akan berada di angka 60% hingga 70% dari total penjualan. Sementara itu, penjualan ke pasar modern dibidik di kisaran 15% sampai 20% dari total penjualan, sisanya baru berasal dari saluran sektor hotel restoran dan kafe.

Dalam memacu penjualan, CLEO akan mengandalkan penjualan produk-produk yang belakangan menunjukkan tren pertumbuhan tinggi seperti produk AMDK galon serta produk AMDK botol baru berukuran 220 ml bernama Cleo Smart.

Pada semester pertama tahun ini, penjualan AMDK galon CLEO tercatat melesat 44% dibanding periode sama tahun lalu, sementara penjualan Cleo Smart pertumbuhannya mencapai sekitar 22%.

Agar penjualan yang ada berjalan optimal, CLEO bakal memastikan ketersediaan produk di tiap-tiap titik distribusi dengan mengandalkan jaringan distribusi yang dimiliki.

Saat ini CLEO memiliki 27 pabrik AMDK yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia. Sementara itu, kanal distribusi CLEO tercatat sebanyak 120 dan diproyeksikan kembali meningkat menjadi sebanyak 126 kanal tahun ini.

Sepanjang Januari hingga Juni 2020 lalu, penjualan bersih CLEO naik tipis 0,40% menjadi Rp 493,94 miliar. Realisasi tersebut terdiri atas penjualan segmen botol sebesar Rp 200,58 miliar, segmen bukan botol sebesar Rp 276,38 miliar, dan lain-lain sebesar Rp 16,97 miliar.
Author: Indra BP
-
POPULAR NEWS