Search:
Wednesday, Jul-8 2020 08:24 WIB
  • AGRI 1,049.820 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 754.470 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 445.460 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 4,987.080 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 1,808.080 0.000 (0.000%)
  • DBX 913.700 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,079.660 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 135.780 0.000 (0.000%)
  • IDX30 422.780 0.000 (0.000%)
  • IDX80 109.770 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 283.980 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 117.730 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 378.300 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 206.020 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 240.740 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 97.240 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 793.070 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 900.560 0.000 (0.000%)
  • Investor33 368.040 0.000 (0.000%)
  • ISSI 147.300 0.000 (0.000%)
  • JII 546.430 0.000 (0.000%)
  • JII70 181.790 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 996.690 0.000 (0.000%)
  • LQ45 775.900 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,194.780 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,386.060 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,286.830 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 874.680 0.000 (0.000%)
  • MNC36 282.300 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 254.060 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 318.060 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 244.290 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 311.380 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 4,987.080 0.000 (0.000%)
  • TRADE 605.830 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Strategi Pemerintah Optimalkan Sektor Manufaktur di Tengah Pandemi Covid-19
Published: 23 Apr 2020 13:25 WIB


IMQ, Jakarta —  Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya agar industri manufaktur mendapatkan kepastian berusaha serta mendapatkan perlindungan saat masa sulit akibat dampak pandemi Covid-19.

"Sebagai pembina industri, Kemenperin berupaya mencari jalan keluar dari masalah yang dihadapi para pelaku industri selama masa tanggap darurat Covid-19. Upaya itu dilakukan melalui kebijakan-kebijakan yang kami buat, agar industri manufaktur tetap berkontribusi positif terhadap perekonomian dan tetap bertahan hingga Covid-19 berakhir," kata Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, di Jakarta, Kamis (23/4).

Beberapa permasalahan yang dihadapi oleh sektor industri yang terdampak oleh Covid-19 antara lain penundaan kontrak atau bahkan tak sedikit yang mengalami pembatalan pesanan. Hal tersebut menimbulkan multiplier effect karena industri mengalami penurunan utilisasi sehingga berimbas pada pengurangan pegawai, bahkan berpotensi terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK).

Permasalahan lainnya adalah kelangkaan dan naiknya harga bahan baku karena terbatasnya akses dari negara asal. Berkaitan dengan hal tersebut, Kemenperin sudah memetakan industri yang terdampak akibat penyebaran Covid-19, sehingga perlu diberi perhatian lebih.

"Hasil pemetaan menunjukkan 60% industri suffer sedangkan 40% dalam kondisi moderat dan high demand," papar Agus.

Menurut Agus, sektor industri tengah melakukan refocusing untuk membantu upaya pemerintah dalam memperkuat sektor industri kategori high demand dan sesuai dengan arahan Presiden yang menghendaki kebutuhan tersebut diharapkan dapat dipenuhi oleh industri dalam negeri.

"Kami yakin terhadap potensi dan kemampuan industri dalam negeri untuk memenuhi permintaan yang tinggi. Dalam industri farmasi, obat dan vitamin, kami terus dorong agar berbasis herbal, karena negara kita kaya dengan tumbuhan herbal dan rempah-rempah," ujarnya.
Author: Indra BP
-
POPULAR NEWS