Search:
Wednesday, Jul-8 2020 08:49 WIB
  • AGRI 1,049.820 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 754.470 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 445.460 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 4,987.080 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 1,808.080 0.000 (0.000%)
  • DBX 913.700 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,079.660 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 135.780 0.000 (0.000%)
  • IDX30 422.780 0.000 (0.000%)
  • IDX80 109.770 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 283.980 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 117.730 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 378.300 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 206.020 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 240.740 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 97.240 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 793.070 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 900.560 0.000 (0.000%)
  • Investor33 368.040 0.000 (0.000%)
  • ISSI 147.300 0.000 (0.000%)
  • JII 546.430 0.000 (0.000%)
  • JII70 181.790 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 996.690 0.000 (0.000%)
  • LQ45 775.900 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,194.780 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,386.060 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,286.830 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 874.680 0.000 (0.000%)
  • MNC36 282.300 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 254.060 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 318.060 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 244.290 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 311.380 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 4,987.080 0.000 (0.000%)
  • TRADE 605.830 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Pandemi Covid-19, Ekspor 5 Komoditas Turun
Published: 15 Apr 2020 13:10 WIB


IMQ, Jakarta —  Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, ada 5 komoditas yang mengalami penurunan ekspor akibat pandemi Covid-19.

"Lima komoditas tersebut antara lain kendaraan dan bagiannya, timah dan barang daripadanya, barang tekstil jadi lainnya, mesin dan perlengkapan elektrik dan pakaian dan aksesorisnya (rajutan)," kata Kepala BPS, Suhariyanto dalam teleconference paparan ekspor, di Jakarta, Rabu (15/4).

Dibandingkan Februari 2020, untuk ekspor kendaraan dan lainnya turun senilai US$93,8 juta dan ekspor timah dan barang daripadanya senilai US$51,1 juta.

"Untuk barang tekstil jadi lainnya turun senilai US$50,1 juta, mesin dan perlengkapan elektrik turun senilai US$41,3 serta ekspor pakaian dan aksesorisnya turun senilai US$35 juta," papar Suhariyanto.

Sedangkan total ekspor pada Maret 2020 senilai US$14,09 miliar naik tipis dibandingkan Februari 2020 senilai US$14,06 miliar, namun lebih rendah jika dibandingkan Maret 2019 yang tercatat senilai US$14,12 miliar.

Ekspor non migas Maret 2020 mencapai US$13,42 miliar, naik 1,24% dibanding Februari 2020. Demikian juga dibanding ekspor non migas Maret 2019, naik 3,38%.

Ekspor non migas Maret 2020 terbesar adalah ke Tiongkok yaitu sebesar US$1,98 miliar, disusul Amerika Serikat sebesar US$1,57 miliar dan Jepang sebesar US$1,14 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 34,99%. Sementara ekspor ke Uni Eropa (27 negara) sebesar US$1,22 miliar.
Author: Indra BP
-
POPULAR NEWS