Search:
Wednesday, Jul-8 2020 08:33 WIB
  • AGRI 1,049.820 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 754.470 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 445.460 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 4,987.080 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 1,808.080 0.000 (0.000%)
  • DBX 913.700 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,079.660 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 135.780 0.000 (0.000%)
  • IDX30 422.780 0.000 (0.000%)
  • IDX80 109.770 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 283.980 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 117.730 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 378.300 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 206.020 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 240.740 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 97.240 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 793.070 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 900.560 0.000 (0.000%)
  • Investor33 368.040 0.000 (0.000%)
  • ISSI 147.300 0.000 (0.000%)
  • JII 546.430 0.000 (0.000%)
  • JII70 181.790 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 996.690 0.000 (0.000%)
  • LQ45 775.900 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,194.780 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,386.060 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,286.830 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 874.680 0.000 (0.000%)
  • MNC36 282.300 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 254.060 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 318.060 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 244.290 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 311.380 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 4,987.080 0.000 (0.000%)
  • TRADE 605.830 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Menperin: Penurunan Harga Gas Industri Dongkrak Produktivitas
Published: 15 Apr 2020 11:40 WIB


IMQ, Jakarta —  Pemerintah menyambut baik pemberlakuan harga gas industri di level 6 dollar AS per juta metrik british thermal unit (MMBTU) karena dapat mendongkrak daya saing sektor industri sekaligus meningkatkan investasi di dalam negeri, sehingga akan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.

"Harga gas untuk industri merupakan salah satu aspek penting dalam struktur biaya produksi dan memberikan faktor daya saing yang signifikan," kata Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, di Jakarta, Rabu (15/4).

Agus optimistis, penurunan harga gas industri bakal mengatrol produktivitas dan utilitas sektor manufaktur di dalam negeri. Hal ini sesuai tekad pemerintah dalam upaya memacu kinerja sektor industri pengolahan non migas, dengan menjaga ketersediaan bahan baku dan energi, termasuk mendorong agar harganya bisa kompetitif.

"Sebagian besar industri manufaktur di dalam negeri membutuhkan gas, baik untuk kebutuhan energi maupun bahan baku. Karena itu, harga gas industri di tanah air harus kompetitif, sehingga sektor industri dapat meningkatkan efisiensi proses produksinya, yang ujungnya akan bisa menghasilkan produk-produk yang berdaya saing baik di kancah domestik maupun global," paparnya.

Penetapan harga gas industri menjadi 6 dollar AS per MMBTU setelah diterbitkannya Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 8/2020 tentang Cara Penetapan Pengguna dan Harga Gas Bumi Tertentu di Bidang Industri. Beleid tersebut merupakan pelaksanaan dari hasil rapat terbatas pada 18 Maret 2020 lalu, yang memutuskan penyesuaian harga gas untuk industri termasuk kebutuhan PT PLN (Persero).

"Atas perintah dan arahan Bapak Presiden, akhirnya implementasi harga gas bumi untuk industri sebesar 6 dollar AS per MMBTU di plant gate terealisasi, dengan juga diterbitkannya Keputusan Menteri ESDM No 89K/2020 untuk ketujuh sektor industri," ujar Agus.

Ketujuh sektor itu adalah industri pupuk, petrokimia, oleokimia, baja, keramik, kaca, dan sarung tangan karet. Dalam Permen 8/2020 juga diatur mengenai kriteria industri yang mendapat gas tertentu.

Industri yang selama ini mendapat harga tinggi, diturunkan menuju atau mendekati 6 dollar AS per MMBTU. Ini tergantung seberapa besar kemampuan penyesuaian harga hulu dan biaya transportasinya. Tetapi bagi industri yang sudah mendapat harga di bawah 6 dollar AS per MMBTU, tetap berlaku dan tidak harus naik.

Sebagai pembina sektor industri, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengapresiasi atas diluncurkannya kebijakan ini di tengah kondisi yang memprihatinkan karena bencana nasional Covid-19. Hal ini tidak terlepas dari koordinasi dan kerja sama yang sungguh-sungguh dari tim gas di bawah komando Menteri ESDM serta keterlibatan instansi terkait meliputi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kantor Staf Presiden, Kementerian Keuangan dan lainnya.

Agus meminta, bagi industri yang menerima harga gas sebesar 6 dollar AS per MMBTU di plant gate, harus membuktikan bahwa insentif tersebut akan meningkatkan kinerja dan saya saingnya.

"Sementara itu, bagi sektor industri yang belum menjadi sektor penerima penetapan harga gas bumi tertentu, akan kami usulkan kembali melalui revisi Peraturan Presiden 40/2016," tegasnya.
Author: Indra BP
-
POPULAR NEWS