Search:
Sunday, Jan-19 2020 01:14 WIB
  • AGRI 1,425.950 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 960.420 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 564.300 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 6,286.050 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 2,104.310 0.000 (0.000%)
  • DBX 1,089.840 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,363.870 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 178.800 0.000 (0.000%)
  • IDX30 559.650 0.000 (0.000%)
  • IDX80 143.830 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 388.520 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 145.290 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 504.610 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 254.520 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 317.230 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 141.520 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 1,043.150 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 1,100.550 0.000 (0.000%)
  • Investor33 473.860 0.000 (0.000%)
  • ISSI 185.090 0.000 (0.000%)
  • JII 694.470 0.000 (0.000%)
  • JII70 231.290 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 1,284.800 0.000 (0.000%)
  • LQ45 1,025.810 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,473.920 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,760.970 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,547.190 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 1,241.480 0.000 (0.000%)
  • MNC36 355.020 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 324.170 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 491.690 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 321.200 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 404.490 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 6,286.050 0.000 (0.000%)
  • TRADE 758.690 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
AP II Genjot Pendapatan Anak Usaha di 2020
Published: 13 Jan 2020 09:51 WIB


IMQ, Jakarta —  PT Angkasa Pura II (Persero) memproyeksian pendapatan seluruh anak usaha sepanjang tahun ini sebesar Rp3,4 triliun atau 26,7% dari total pendapatan perseroan yang ditaksir mencapai Rp12,8 triliun.

“Kami terus memaksimalkan sinergi anak usaha melalui penerapan corporate parenting strategy dalam bentuk strategic control pada Angkasa Pura II Group dalam hal ini di PT Angkasa Pura Propertindo, PT Angkasa Pura Kargo, PT Angkasa Pura Aviasi, PT Gapura Angkasa, dan PT Angkasa Pura Solusi beserta dua anak usahanya yaitu PT Angkasa Pura Solusi Integra dan PT Angkasa Pura Sarana Digital,” ucap Direktur Utama Muhammad Awaluddin melalui siaran pers, Senin (13/1).

Menurut dia, pendapatan AP II Group tersebut dikontribusikan dari bisnis aeronautika Rp6,26 triliun, dan non-aeronautika Rp6,54 triliun yang didalamnya sudah termasuk pendapatan kargo.

“Jadi, pertama kalinya mulai di tahun 2020 ini kontributor pendapatan terbesar PT Angkasa Pura II berasal dari bisnis non-aeronautika, yaitu sebesar 51%,” tegasnya.

Adapun, laba bersih perseroan diproyeksikan lebih dari Rp3 triliun dengan EBITDA Rp5,3 triliun pda tahun ini.
 
Ia menambahkan, konsep pengelolaan portofolio perusahaan juga telah mulai dikembangkan yang tidak hanya bertumpu pada core business saja, melainkan sudah masuk ke adjacent business (beyond the core). Implementasi dari konsep ini adalah mengutilisasi secara maksimal revenue eksisting dalam bentuk “multi-sided” revenue stream, seperti digital business, big data, transportation platform system, dan lain lain.

Dari sisi operasional, perseroan memproyeksikan jumlah penumpang pesawat seluruh bandara yang dikelola mencapai 93,92 juta penumpang atau naik sekitar 4,3% dibandingkan dengan tahun lalu.
 
Pergerakan pesawat diperkirakan mencapai 771.940 atau naik 4,2%, dan pengelolaan kargo naik 4,2% menjadi 802.177 ton.
 
“Kami mencanangkan peringkat Soekarno-Hatta dapat membaik hingga masuk ke jajaran 30 besar bandara terbaik di dunia,” pungkasnya.
 
Author: Susan Silaban
-
POPULAR NEWS