Search:
Sunday, Jan-19 2020 01:08 WIB
  • AGRI 1,425.950 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 960.420 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 564.300 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 6,286.050 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 2,104.310 0.000 (0.000%)
  • DBX 1,089.840 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,363.870 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 178.800 0.000 (0.000%)
  • IDX30 559.650 0.000 (0.000%)
  • IDX80 143.830 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 388.520 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 145.290 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 504.610 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 254.520 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 317.230 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 141.520 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 1,043.150 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 1,100.550 0.000 (0.000%)
  • Investor33 473.860 0.000 (0.000%)
  • ISSI 185.090 0.000 (0.000%)
  • JII 694.470 0.000 (0.000%)
  • JII70 231.290 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 1,284.800 0.000 (0.000%)
  • LQ45 1,025.810 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,473.920 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,760.970 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,547.190 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 1,241.480 0.000 (0.000%)
  • MNC36 355.020 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 324.170 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 491.690 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 321.200 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 404.490 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 6,286.050 0.000 (0.000%)
  • TRADE 758.690 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Meneropong Prospek Bisnis Charoen Pokhpan
Published: 13 Dec 2019 09:19 WIB


IMQ, Jakarta —  PT Charoen Pokhpan Indonesia Tbk (CPIN) mencatat kenaikan pendapatan selama sembilan bulan pertama tahun ini naik sebesar 11,5% yoy menjadi Rp43,9 triliun, namun laba bersih turun 26,0% yoy.

Kenaikan pendapatan ini berasal dari penjualan pakan ternak dan ayam broiler yang tumbuh masing-masing sebesar 12,2% yoy dan 9,9% yoy. Selain itu, penjualan DOC juga tumbuh sebesar 14,5% yoy menjadi Rp5,1 triliun.

Untuk kuartal III ini, pendapatan hanya tumbuh 4,0% yoy walau turun 5,2% QoQ. Meskipun penjualan periode sembilan bulan meningkat, marjin laba kotor (GPM) turun 503bps yoy menjadi 12,5% dibandingkan periode serupa tahun lalu berada di level 17,5% yang disebabkan oleh turunnya harga jual ayam broiler dan DOC.

Hal ini menyebabkan laba bersih perusahaan turun 26% yoy menjadi Rp2,6 triliun dari yang sebelumnya Rp3,5 triliun.

Meskipun pemerintah melalui Permendag No. 96/2018 telah menetapkan harga acuan pembelian harga ayam broiler di tingkat petani, harga rata-rata ayam broiler pada kuartal III tahun ini berada di bawah harga acuan pembelian yang sudah ditetapkan. Harga rata-rata ayam broiler yakni Rp16.813 atau turun 1,2% QoQ.

Dengan kondisi rendahnya harga jual ayam broiler, GPM segmen broiler kuartal III ini turun 581 bps menjadi 13,3% dibanding GPM kuartal III di level 7,5%. Sedangkan pada segmen DOC, CPIN masih membukukan GPM yang positif meskipun turun 903 bps menjadi 23,4% dari kuartal II berada di posisi 32,4%.

Analis Samuel Sekuritas Calista Riva mengatakan, dengan manajemen persediaan jagung yang baik dan rendahnya harga soybean meal, GPM periode Januari-September 2019 segmen pakan naik 540 bps menjadi 23,1% dari kuartal II 2019 yang berada di level 17,7%.

Saat ini, kontribusi segmen pakan berkontribusi 48,1% terhadap total pendapatan, diikuti segmen broiler dan DOC dengan kontribusi masing-masing 28,8% dan 11,6% terhadap total pendapatan.

“Kami memperkirakan segmen pakan akan tetap menjadi kontributor utama terhadap total pendapatan di 2020,” kata Calista melalui riset edisi Desember.

Ia menambahkan, risiko yang dihadapi perusahaan adalah kebijakan pemerintah yang tidak konsisten, peningkatan harga jagung dan soybean diatas ekspektasi, dan penurunan harga ayam broiler yang signifikan.

“Kami merekomendasikan jual pada target harga Rp5.800 per saham, dengan PE 2020 sekitar 26,1 kali,” ujarnya.
Author: Susan Silaban
-
POPULAR NEWS