Search:
Sunday, Jan-19 2020 00:53 WIB
  • AGRI 1,425.950 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 960.420 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 564.300 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 6,286.050 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 2,104.310 0.000 (0.000%)
  • DBX 1,089.840 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,363.870 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 178.800 0.000 (0.000%)
  • IDX30 559.650 0.000 (0.000%)
  • IDX80 143.830 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 388.520 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 145.290 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 504.610 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 254.520 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 317.230 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 141.520 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 1,043.150 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 1,100.550 0.000 (0.000%)
  • Investor33 473.860 0.000 (0.000%)
  • ISSI 185.090 0.000 (0.000%)
  • JII 694.470 0.000 (0.000%)
  • JII70 231.290 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 1,284.800 0.000 (0.000%)
  • LQ45 1,025.810 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,473.920 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,760.970 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,547.190 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 1,241.480 0.000 (0.000%)
  • MNC36 355.020 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 324.170 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 491.690 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 321.200 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 404.490 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 6,286.050 0.000 (0.000%)
  • TRADE 758.690 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Perbaikan Marjin Laba Mempercantik MAPI
Published: 12 Dec 2019 08:33 WIB


IMQ, Jakarta —  Rerata pertumbuhan toko yang sama(SSSG) PT Mitra Adi Perkasa Tbk (MAPI) secara konsolidasi selama sembilan bulan kemarin hanya sekitar 3% atau turun sebesar –500 bps yoy.

Analis Samuel Sekuritas Calista Riva mengatakan, kondisi ini sejalan dengan penurunan SSSG di semua segmen usaha MAPI selama periode tersebut. SSSG dari Department Store turun 300 bps yoy, Speciality Store anjlok 700 bps yoy, Food & Beverage melemah 300 bps yoy, dan Others terkikis 600 bps yoy.

“Namun, penurunan SSSG tersebut bertolak belakang dengan kinerja keuangan perusahaan hingga akhir September kemarin yang memiliki pertumbuhan pendapatan diatas double digit yaitu sebesar 11,44% yoy dan net profit margin sebesar 5,28% (+103 bps yoy),” ucap Calista melalui risetnya edisi Kamis (12/12).

Kondisi tersebut membuat pertumbuhan pendapatan MAPI sedikit melambat walaupun masih di atas dua digit. Capian peningkatannya sebesar 11,44% atau turun 691 bps yoy dibandingkan dengan periode serupa tahun lalu yang mencapai 18,35%.

Namun, net profit MAPI masih tumbuh 38,22% yoy karena MAPI mampu memperbaiki net profit margin sebesar 5,28% atau naik 103 bps yoy, dan lebih tinggi dari kurun waktu serupa tahun lalu yang hanya 4,25%.

Pada periode yang berakhir September 2019, biaya penjualan MAPI naik 10,9% yoy menjadi Rp5,15 triliun, namun lebih lambat dibandingkan pertumbuhan pendapatan. Proporsi biaya penjualan terhadap pendapatan turun 20bps dari 33,6% menjadi 33,4%.

Proporsi biaya penjualan terus menurun sejak 2019 yang mencapai angka 36,17% dan 2018 berada di level 34,02%.

“Kami proyeksikan pada akhir tahun ini dan 2020, porsi biaya penjualan terhadap pendapatan adalah msaing-masing sebesar 33,3% dan 33,0%,” sambungnya.

Selama sembilan bulan pertama tahun ini,  inventory turnover MAPI adalah 122 hari, relatif sama dengan periode serupa tahun lalu, yaitu 121 hari. Inventory turnover MAPI terus membaik selama beberapa tahun terakhir.

Inventory turnover di 2014 mencapai 184 hari dan lalu turun menjadi 116 hari di 2018. Penurunan ini dipicu oleh perusahaan melakukan inventory profiling dan membaiknya proses merchandising.

“Kami proyeksikan pada tahun ini dan 2020, MAPI mampu menjaga angka days in inventory pada level 118 hari dan 120 hari,” ujar dia.

Oleh sebab itu, ia meramal pendapatan MAPI masih akan terus tumbuh sebesar 8,6% yoy tahun depan, dan naik 6,9% di 2021 dengan laba bersih masing-masing menguat sebesar 19,4% dan +13,5%. Ia juga memperkirakan MAPI akan dapat memperbaiki net profit margin pada 2020 dan 2021 masing-masing menjadi 5,4% dan 5,7%.

“Kami merekomendasikan beli saham MAPI dengan menaikan target harga sebesar Rp1.350 di mana PE 2020 sekitar 19,1 kali,” katanya.
Author: Susan Silaban
-
POPULAR NEWS