Search:
Saturday, Jan-18 2020 15:47 WIB
  • AGRI 1,425.950 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 960.420 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 564.300 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 6,286.050 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 2,104.310 0.000 (0.000%)
  • DBX 1,089.840 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,363.870 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 178.800 0.000 (0.000%)
  • IDX30 559.650 0.000 (0.000%)
  • IDX80 143.830 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 388.520 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 145.290 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 504.610 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 254.520 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 317.230 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 141.520 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 1,043.150 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 1,100.550 0.000 (0.000%)
  • Investor33 473.860 0.000 (0.000%)
  • ISSI 185.090 0.000 (0.000%)
  • JII 694.470 0.000 (0.000%)
  • JII70 231.290 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 1,284.800 0.000 (0.000%)
  • LQ45 1,025.810 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,473.920 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,760.970 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,547.190 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 1,241.480 0.000 (0.000%)
  • MNC36 355.020 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 324.170 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 491.690 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 321.200 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 404.490 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 6,286.050 0.000 (0.000%)
  • TRADE 758.690 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Industri Petrokimia Indonesia Menuju ke Arah Digitalisasi
Published: 21 Nov 2019 10:52 WIB


IMQ, Jakarta —  Asosiasi Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (INAPLAS) menggandeng thyssenkrupp, penyedia teknologi terkemuka dari Jerman dan Landesbank Baden-Württemberg (LBBW), salah satu bank terbesar di Jerman, fokus pada investasi iklim di industri petrokimia Indonesia dan digitalisasi.

"Teknologi di sektor petrokimia terus berkembang dan dapat membantu dari sisi pelaku industri agar lebih efisien dalam beroperasi sekaligus mengurangi emisi karbon yang dihasilkan. Kami menyambut gembira kolaborasi pertukaran pengetahuan dengan thyssenkrupp, sebagai penyedia teknologi kimia terkemuka dan LBBW sebagai lembaga keuangan yang ingin memperluas dukungannya ke sektor petrokimia di Indonesia," kata Direktur Promosi dan Bisnis INAPLAS, Donny Syarief di Jakarta, Kamis (21/11).

Sektor Industri di Indonesia saat ini tengah menghadapi tantangan ganda, meningkatnya permintaan dan kebutuhan energi juga diiringi dengan tuntutan untuk mengurangi emisi karbon secara siginifikan. Ada banyak cara agar mencapai target emisi karbon yang rendah, namun pendekatan dan solusi khusus untuk pengurangan yang efektif hanya dapat diimplementasikan melalui jaringan lintas industri.

"Dengan mengaplikasikan alat digital yang canggih ini, pelaku industri dapat mengoptimalkan kualitas produk dan mengurangi OPEX," ujar CEO thyssenkrupp Indonesia, Reza Poorvash.

Sementara itu, Kepala Perwakilan LBBW di Indonesia, Leonard Anilaputra Eggert, mengungkapkan pihaknya menganggap Indonesia menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan yang paling menarik di dunia.

"LBBW berharap mampu memberikan kontribusi terhadap perekonomian Indonesia dan mendukung pertumbuhan industri petrokimia khususnya dalam negeri dengan menawarkan pinjaman jangka panjang dengan harga yang kompetitif kepada perusahaan di Indonesia untuk pembelian dari perusahaan teknologi seperti thyssenkrupp,” tutur Leonard.

Industri petrokimia adalah tulang punggung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang bersama dengan industri manufakturing diproyeksikan oleh Center of Reform on Economics (CORE) tumbuh sebesar 4% hingga 5% pada 2020 dan hanya satu persen di bawah proyeksi pertumbuhan ekonomi 5%. Tahun ini, terlihat pertumbuhan investasi di sektor petrokimia berskala besar yang didukung oleh insentif fiskal ditempatkan oleh pemerintah untuk membantu meningkatkan investasi.
Author: Indra BP
-
POPULAR NEWS