Search:
Wednesday, Dec-11 2019 08:50 WIB
  • AGRI 1,430.430 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 976.980 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 544.990 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 6,183.500 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 2,047.380 0.000 (0.000%)
  • DBX 1,106.020 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,302.600 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 174.570 0.000 (0.000%)
  • IDX30 541.380 0.000 (0.000%)
  • IDX80 140.400 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 383.990 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 142.200 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 489.480 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 257.590 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 312.700 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 140.040 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 988.340 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 1,121.130 0.000 (0.000%)
  • Investor33 458.040 0.000 (0.000%)
  • ISSI 186.050 0.000 (0.000%)
  • JII 690.620 0.000 (0.000%)
  • JII70 231.910 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 1,250.760 0.000 (0.000%)
  • LQ45 992.110 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,450.970 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,724.850 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,490.580 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 1,184.950 0.000 (0.000%)
  • MNC36 343.290 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 331.440 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 517.760 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 321.040 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 389.560 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 6,183.500 0.000 (0.000%)
  • TRADE 766.680 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Mengukur Kinerja Aneka Tambang
Published: 18 Nov 2019 09:42 WIB


IMQ, Jakarta —  Tambang emas baru milik PT Aneka Tambang Tbk. siap untuk memasuki tahapan produksi pada tahun depan.

Tambang perusahan dengan kode emiten ANTM ini adalah tambang Ciarinem yang berlokasi di Papandayan, Jawa Barat. Adapun tambang tersebut memiliki area seluas 4.513 hekatare.

Saat ini, perseroan sedang melakukan pengetesan tahap akhir atau mining block test hingga sebelumnya memulai produksi penuh. Diharapkan awal tahun depan sudah ada tes mengambil dan mulai produksi.

Adapun tambang Ciarinem tersebut memiliki kapasitas produksi sebanyak 700 kilogram hingga 800 kilogram bijih emas per tahunnya, dengan total sumberdaya sebanyak 3,5 ton.

Perseroan terus mencari sumberdaya emas baru, mengingat salah satu aset produksi emas perseroan yaitu tambang Pongkor semakin hari semakin menipis. Pasalnya, tambang emas tersebut telah beroperasi sejak 1994 silam.

Kedepannya, perseroan terus melakukan eksplorasi untuk mendapatkan sumberdaya emas baru. Saat ini, perseroan juga sedang melakukan eksplorasi di tambang yang berada di Pegunungan Bintang, Papua.

Namun, dari proses eksplorasi yang dilakukan saat ini, tambang tersebut masih membutuhkan waktu kurang lebih 5 tahun hingga akhirnya bisa berproduksi secara penuh. Hingga Oktober 2019, perseroan masih melakukan pemetaan geologi, pengukuran lintasan, percontoan soil, test spectral geology, pemerian inti bor, pemboran inti dan geofisika.

Sementara itu, analis Samuel Sekuritas, Dessy Lapagu, mengatakan hasil kinerja ANTM sepanjang semester pertama 2019 sudah sesuai dengan ekspektasi.

"Kami mempertimbangkan kondisi harga komoditas global dengan performa harga emas tahun ini yang cukup leading," katanya dalam risetnya.

Dessy menilai, dari sisi global, harga gold spot yang sedang melemah berpotensi untuk menekan emiten-emiten emas, termasuk ANTM.
Dessy merekomendasikan untuk beli (buy) dengan target jangka panjang saham ANTM di harga Rp1.250 per saham.
Author: Indra BP
-
POPULAR NEWS