Search:
Friday, Jun-5 2020 08:57 WIB
  • AGRI 1,003.730 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 761.610 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 436.910 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 4,916.700 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 1,822.500 0.000 (0.000%)
  • DBX 897.910 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,022.920 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 134.910 0.000 (0.000%)
  • IDX30 418.170 0.000 (0.000%)
  • IDX80 107.800 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 270.750 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 115.100 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 376.430 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 199.220 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 230.010 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 92.740 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 768.380 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 902.810 0.000 (0.000%)
  • Investor33 361.230 0.000 (0.000%)
  • ISSI 148.150 0.000 (0.000%)
  • JII 550.380 0.000 (0.000%)
  • JII70 182.990 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 988.390 0.000 (0.000%)
  • LQ45 764.610 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,201.310 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,367.120 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,269.160 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 863.720 0.000 (0.000%)
  • MNC36 280.420 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 245.100 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 337.180 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 236.930 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 306.280 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 4,916.700 0.000 (0.000%)
  • TRADE 608.680 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
IHSG Ikuti Koreksi Bursa Regional
Published: 9 Oct 2019 09:20 WIB


IMQ, Jakarta —  Sentimen negatif regional menjadi pemicu tertekannya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Rabu (9/10) sebesar 9,14 poin.

"Maraknya sentimen negatif mendorong Bursa Indonesia kembali terkoreksi dan mengikuti pergerakan bursa regional," ungkap Riset PT Samuel Sekuritas di Jakarta.

Pada pembukaan perdagangan Rabu ini, IHSG dibuka melemah 9,14 poin (0,15 persen) ke posisi 6.030,46. Sedangkan indeks saham unggulan LQ45 terkoreksi 2,01 poin (0,21 persen) menjadi 935,99.

Untuk kondisi global, bursa saham AS pada perdagangan semalam ditutup melemah. Indeks Dow Jones turun 1,2 persen, S&P500 melemah 1,6 persen dan Nasdaq terkoreksi 1,7 persen.

Pelemahan terjadi seiring rilis data harga produsen yang turun 0,3 persen pada September 2019, padahal konsensus memperkirakan terjadi pertumbuhan 0,1 persen. Penurunan ini adalah koreksi terbesar dalam delapan bulan terakhir dan membuat kekhawatiran akan pelemahan ekonomi AS membesar.

Di sisi lain sentimen negatif juga datang dari rencana pemberlakuan kenaikan tarif impor barang Tiongkok ke AS dari 25 persen menjadi 30 persen.

Pengenaan tarif baru diperkirakan terjadi pada 15 Oktober 2019 mendatang.

Hal ini membuat eskalasi perang dagang semakin tinggi dan bisa membuat pihak Tiongkok membalas mengenakan tarif yang sama.

Tensi perang dagang juga meningkat setelah pemerintah AS akan melakukan pemberhentian Visa bagi pihak Tiongkok yang menyerang pihak minoritas di negara sendiri. Dan juga pemerintah AS membuat pernyataan bahwa dana pensiun AS dilarang membeli saham-saham yang berkaitan dengan Tiongkok seperti Alibaba dan JD.

Sentimen positif hanya datang dari The Fed yang dikabarkan akan segera memperbesar Neracanya yang diartikan banyak analis adalah memberikan stimulus ke perekonomian AS meski bukan berbentuk Quantitative Easing.

Sementara mayoritas bursa Asia pagi ini berada di zona negatif.
Author: Irwen Azhari
-
POPULAR NEWS