Search:
Wednesday, Sep-23 2020 07:51 WIB
  • AGRI 1,156.960 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 702.870 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 434.410 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 4,934.090 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 1,846.210 0.000 (0.000%)
  • DBX 924.800 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,061.670 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 130.840 0.000 (0.000%)
  • IDX30 413.420 0.000 (0.000%)
  • IDX80 108.090 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 272.660 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 115.380 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 370.720 0.000 (0.000%)
  • IDXQ30 120.920 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 211.120 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 236.810 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 102.470 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 776.880 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 813.190 0.000 (0.000%)
  • Investor33 360.090 0.000 (0.000%)
  • ISSI 144.760 0.000 (0.000%)
  • JII 523.910 0.000 (0.000%)
  • JII70 177.570 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 966.070 0.000 (0.000%)
  • LQ45 756.380 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,177.640 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,366.800 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,340.550 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 849.130 0.000 (0.000%)
  • MNC36 270.280 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 258.890 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 342.140 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 233.320 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 303.610 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 4,934.090 0.000 (0.000%)
  • TRADE 626.540 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Nusantara Infrastructure Buka Peluang Akuisisi di Sektor Energi
Published: 30 Sep 2019 14:07 WIB


IMQ, Jakarta —  PT Nusantara Infrastructure Tbk. (META) membuka peluang untuk kembali melakukan aksi akuisisi di sektor energi pada 2020.

"Sektor energi merupakan sektor yang sedang dikembangkan selain sektor utama, yaitu jalan tol. Selain itu, perseroan juga aktif berinvestasi dan membangun infrastruktur di sektor air bersih, pelabuhan, dan menara telekomunikasi," kata Direktur Utama Nusantara Infrastructure, Ramdani Basri, di Jakarta, Senin (30/9).

Di sektor energi, perseroan menargetkan kapasitas bisnis pembangkit listrik perseroan dapat naik dari saat ini 30 megawatt (MW) menjadi 60 (MW) akhir 2019. Saat ini, META menjalankan bisnis energi melalui Energi Infranusantara yang didirikan pada 2012 dengan tujuan berinvestasi di sektor energi, khususnya energi baru terbarukan.

"Salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas adalah melalui akuisisi, tahun depan terdapat peluang untuk kembali mengakuisisi pembangkit listrik," papar Ramdani.

Ramdani menambahkan, pada tahun depan diharapkan kapasitas perseroan bertambah dengan beroperasinya pembangkit listrik mini hydro di Sumatra Utara yang memiliki kapasitas sebesar 15 megawatt.

Pada 2012, Energi Infranusantara menandatangani Share Subscription Agreement dengan PT Inpola Meka Energi (IME), di mana Energi Infranusantara mengambil saham sebesar 45%.

IME berfokus pada pengembangan Mini Hydro Power Plant di Lau Gunung, Tanah Pinem, Kabupaten Dairi di Provinsi Sumatra Utara, yang menyediakan energi kepada masyarakat di Sumatra melalui jaringan PLN.

Selanjutnya, Energi Infranusantara juga memegang kepemilikan saham di di PT Rezeki Perkasa Sejahtera Lestari (RPSL) pada 2018. RPSL merupakan independent power producer (IPP) yang menjalankan pembangkit listrik tenaga biomassa di Siantan, Mempawah, Kalimantan Barat.

RPSL telah beroperasi dengan kapasitas 15 megawatt. Perseroan telah memiliki kontrak untuk memasok 8 megawatt kepada PLN dan menjadi pembangkit biomasa pertama di Kalimantan Barat.
Author: Indra BP
-
POPULAR NEWS