Search:
Tuesday, Nov-12 2019 08:51 WIB
  • AGRI 1,415.410 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 941.810 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 542.230 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 6,148.740 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 2,070.640 0.000 (0.000%)
  • DBX 1,125.160 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,267.560 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 172.280 0.000 (0.000%)
  • IDX30 533.540 0.000 (0.000%)
  • IDX80 138.990 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 378.880 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 140.170 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 486.580 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 262.200 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 315.020 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 141.600 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 967.760 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 1,146.640 0.000 (0.000%)
  • Investor33 455.120 0.000 (0.000%)
  • ISSI 186.790 0.000 (0.000%)
  • JII 686.750 0.000 (0.000%)
  • JII70 231.900 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 1,240.190 0.000 (0.000%)
  • LQ45 978.470 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,441.630 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,709.660 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,481.350 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 1,184.260 0.000 (0.000%)
  • MNC36 337.030 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 339.680 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 508.980 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 320.400 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 386.550 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 6,148.740 0.000 (0.000%)
  • TRADE 804.670 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Workshop Anyar, Ekspor Barata Indonesia Diharapkan Melesat 100%
Published: 11 Sep 2019 17:26 WIB


IMQ, Jakarta —  Menteri BUMN Rini M. Soemarno mendorong BUMN untuk terus meningkatkan ekspansi dan kapasitas usaha bisnis demi mendorong pertumbuhan kinerja perusahaan.

Salah satunya adalah PT Barata Indonesia (Persero). Untuk meningkatkan kapasitas, Barata membangun workshop baru Heavy Machining Center (HMC).

Dalam pembangunannya, Barata Indonesia menggandeng PT Boma Bisma Indra (Persero) sebagai kontraktor, PT Krakatau Steel  (Persero) Tbk sebagai pemasok baja, serta PT Len Industri (Persero) untuk mengerjakan PLTS rooftop kapasitas 500 kWp.

Unit Heavy Machining Center baru mulai dioperasikan tahun ini dan diharapkan dapat memproduksi komponen balance of plant pembangkit listrik, komponen konstruksi bervolume tinggi (kiln, heat exchanger, body kapal selam, spherical tank, bullet tank, dll), serta roda kereta api dengan kapasitas produksi mencapai 20.000 ton/tahun.

“Keberadaan workshop baru ini pada akhirnya akan mendorong perseroan menjadi produsen di pasar lokal hingga global,” kata Rini melalui siaran pers, Rabu (11/9).

Sementara, Direktur Utama Barata Indonesia Oksarlidady Arifin menambahkan, workshop HMC tersebut dibutuhkan untuk menyokong kebutuhan yang semakin meningkat seiring dengan perkembangan perusahaan.

“Workshop HMC akan difungsikan untuk peningkatan kapasitas produksi Barata Indonesia, diantaranya peningkatan produksi balance of plant produk pembangkit listrik,” ujar Dady.

Workshop  yang dibangun dengan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) dilengkapi fasilitas mesin CNC bending untuk material baja dengan ketebalan 12 mili meter dengan kapasitas terbesar di Indonesia yang diharapkan bisa dimanfaatkan bersama PT PAL Indonesia (Persero) untuk pengerjaan fabrikasi kapal selam.

Selain itu, workshop HMC juga akan digunakan untuk area fabrikasi dan assembly produk-produk konstruksi bervolume tinggi, seperti  Pressure Vessel, Komponen Energi Terbarukan (Wind Power), Bullet Tank, Komponen/Body Kapal Selam, Crane Pelabuhan, Kiln, dan lainnya.

”Lini produksi baru kita, yakni Roda Kereta Api juga akan kami produksi di workshop HMC ini secara bertahap, yang akan kita awali pada akhir tahun 2019,” sambungnya.

Ia berharap workshop HMC akan meningkatkan ekspor sekitar 100% dari total nilai ekspor tahun lalu yang mencapai Rp280 miliar.
Author: Susan Silaban
-
POPULAR NEWS