Search:
Tuesday, Nov-12 2019 08:26 WIB
  • AGRI 1,415.410 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 941.810 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 542.230 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 6,148.740 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 2,070.640 0.000 (0.000%)
  • DBX 1,125.160 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,267.560 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 172.280 0.000 (0.000%)
  • IDX30 533.540 0.000 (0.000%)
  • IDX80 138.990 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 378.880 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 140.170 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 486.580 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 262.200 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 315.020 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 141.600 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 967.760 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 1,146.640 0.000 (0.000%)
  • Investor33 455.120 0.000 (0.000%)
  • ISSI 186.790 0.000 (0.000%)
  • JII 686.750 0.000 (0.000%)
  • JII70 231.900 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 1,240.190 0.000 (0.000%)
  • LQ45 978.470 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,441.630 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,709.660 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,481.350 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 1,184.260 0.000 (0.000%)
  • MNC36 337.030 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 339.680 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 508.980 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 320.400 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 386.550 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 6,148.740 0.000 (0.000%)
  • TRADE 804.670 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Ini Strategi Provident Agro Hadapi Tekanan Harga CPO
Published: 9 Sep 2019 09:17 WIB


IMQ, Jakarta —  PT Provident Agro Tbk (PALM) akan menerapkan strategi efisiensi dan optimalisasi lahan eksisting akibat tekanan harga minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO).

"Sepanjang tahun lalu, perseroan sudah mendivestasi empat entitas anak yakni PT Transpacific Agro Industry, PT Sumatera Candi Kencana, PT Langgam Inti Hibrindo dan PT Mutiara Sawit Seluma. Efisiensi dan optimalisasi jadi salah satu upaya menjadikan PALM tetap kompetitif," kata Presiden Direktur PT Provident Agro Tbk, Tri Boewono, di Jakarta, Senin (9/9).

Tahun lalu, total luas lahan tertanam Provident Agro sebesar 6.122 hektare dengan luas lahan tertanam yang sudah menghasilkan sebesar 5.176 hektare, sedangkan lahan yang belum menghasilkan sebesar 946 hektare.

Data laporan keuangan per Maret 2019 mencatat, saham perseroan dipegang oleh PT Saratoga Sentra Business 44,88%, PT Provident Capital Indonesia 44,16%, Tri Boewono 0,92%, Devin Antonio 0,31%, Maruli Gultom 0,03%, dan publik 9,70%.

Sedangkan grup Saratoga berinvestasi di saham ini sejak 2012 sesuai data situs resmi Saratoga.
Author: Indra BP
-
POPULAR NEWS