Search:
Tuesday, Oct-15 2019 08:54 WIB
  • AGRI 1,348.280 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 863.720 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 530.390 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 6,126.880 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 2,164.150 0.000 (0.000%)
  • DBX 1,141.550 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,233.980 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 170.150 0.000 (0.000%)
  • IDX30 519.740 0.000 (0.000%)
  • IDX80 135.930 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 375.390 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 134.900 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 472.350 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 265.430 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 315.110 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 134.660 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 941.190 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 1,209.990 0.000 (0.000%)
  • Investor33 445.350 0.000 (0.000%)
  • ISSI 188.020 0.000 (0.000%)
  • JII 676.880 0.000 (0.000%)
  • JII70 230.370 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 1,225.570 0.000 (0.000%)
  • LQ45 954.470 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,429.360 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,699.190 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,611.860 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 1,148.020 0.000 (0.000%)
  • MNC36 333.000 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 345.030 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 500.310 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 318.390 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 381.220 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 6,126.880 0.000 (0.000%)
  • TRADE 798.980 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Racikan Mayora Indah Memperkuat Bisnis (1)
Published: 6 Aug 2019 08:44 WIB


Dok. Instagram Mayora Indah
IMQ, Jakarta —  PT Mayora Indah Tbk (MYOR) melaporkan capaian laba bersih pada kuartal II ini sebesar Rp807 miliar atau naik dari periode serupa tahun lalu sebesar Rp736 miliar.

Pengamat Pasar Modal Teguh Hidayat menuturkan, jika ditelisik kinerja perusahaan dalam lima tahun terakhir, maka sejak 2014 laba MYOR konsisten naik setiap tahunnya. Ekuitas bertumbuh signifikan dari Rp4,1 triliun menjadi Rp9,2 triliun. Namun, mengapa sahamnya justru malah turun dalam setahun terakhir?

"Melihat kerja keras manajemen yang senantiasa terus menciptakan dan mengembangkan produk-produk dan merek baru, dan rerata sukses, sedangkan kinerja MYOR sendiri cukup konsisten tumbuh terus dalam 5–10 tahun terakhir, maka sahamnya tentu menjadi sangat menarik untuk investasi jangka panjang," ujar Teguh melalui riset edisi Agustus 2019.

Namun, tidak semua merek produk milik Grup Mayora ditempatkan di bawah naungan MYOR. Perusahaan milik keluarga Atmadja masih punya beberapa perusahaan lainnya diluar MYOR. Salah satunya, PT Tirta Fresindo Jaya, yang merupakan pemilik merk air minum Le Minerale dan Teh Pucuk Harum.

PT Tirta merupakan sister company dari MYOR, alias dua perusahaan yang sepenuhnya berbeda dan terpisah, namun dimiliki oleh pemegang saham pengendali yang sama, dalam hal ini Grup Mayora/Keluarga Atmadja.

Pertanyaannya adalah mengapa untuk beberapa merek produknya, Grup Mayora tidak memasukkannya ke dalam MYOR? Mungkin karena keuntungan yang dihasilkan oleh merek produk tertentu, besar.

Pada 2016, merek Le Minerale sudah menempati posisi ketiga sebagai merk AMDK paling banyak dikonsumsi di Indonesia, setelah Aqua (milik Danone), dan Club (milik Indofood). Jadi, kemungkinan besar pada tahun ini Le Minerale sudah berada persis di belakang Aqua.

"Karena itulah, meski Grup Mayora terbilang pekerja keras dalam hal terus menciptakan produk dan merk baru, dan ada banyak di antara merek tersebut yang kemudian sukses besar, namun kesuksesan belum tentu akan turut dinikmati oleh investor publik yang menjadi pemegang saham di MYOR," ujarnya.

Meski demikian, MYOR tetap membukukan kinerja apik setiap tahunnya, termasuk tahun ini perusahaan mentargetkan laba Rp1,9 triliun, atau kembali naik sekitar 10% dibanding 2018.
Author: Susan Silaban
-
POPULAR NEWS