Search:
Saturday, Jan-18 2020 16:25 WIB
  • AGRI 1,425.950 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 960.420 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 564.300 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 6,286.050 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 2,104.310 0.000 (0.000%)
  • DBX 1,089.840 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,363.870 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 178.800 0.000 (0.000%)
  • IDX30 559.650 0.000 (0.000%)
  • IDX80 143.830 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 388.520 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 145.290 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 504.610 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 254.520 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 317.230 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 141.520 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 1,043.150 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 1,100.550 0.000 (0.000%)
  • Investor33 473.860 0.000 (0.000%)
  • ISSI 185.090 0.000 (0.000%)
  • JII 694.470 0.000 (0.000%)
  • JII70 231.290 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 1,284.800 0.000 (0.000%)
  • LQ45 1,025.810 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,473.920 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,760.970 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,547.190 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 1,241.480 0.000 (0.000%)
  • MNC36 355.020 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 324.170 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 491.690 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 321.200 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 404.490 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 6,286.050 0.000 (0.000%)
  • TRADE 758.690 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Timur Tengah dan Afrika Pasar Baru Bagi Produk Sawit
Published: 15 Jul 2019 10:17 WIB


IMQ, Jakarta —  Kawasan Timur Tengah dan Afrika bisa menjadi pasar baru bagi produk sawit Indonesia dan turunannya dengan potensi mencapai lebih dari 1 juta ton.

"Meskipun bisa menjadi pasar baru yang prospektif, kedua lokasi ini juga memiliki tantangannya masing-masing. Afrika itu agak berbeda dari negara lain karena mereka umumnya butuh sudah dalam bentuk kemasan, kita ekspor minyak goreng," kata Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Mukti Sarjono di Jakarta, Senin (15/7).

Wilayah Afrika, menurut Mukti, tidak memiliki tangki timbun yang memadai untuk menyimpan produk jika diekspor dalam bentuk bahan baku atau CPO. Untuk itu, mereka membutuhkan produk yang memang sudah jadi dan siap pakai.

"Bea ekspor yang dikenakan untuk produk minyak goreng ini masih tinggi sehingga dibutuhkan kemudahan atau kelonggaran dari pemerintah," papar dia.

Adapun untuk Turki, lanjut Mukti, diplomasi atau penjajakan kerja sama bilateral menjadi hal yang diperlukan. Untuk itu, free trade agreement (FTA) atau perjanjian perdagangan bebas dengan negara-negara yang ada di wilayah ini dipandang bisa menjadi salah satu solusi.

"Itu sebenarnya masalah bagaimana kita bisa lakukan kerja sama bilateral," ujar Mukti.
Author: Indra BP
-
POPULAR NEWS