Search:
Wednesday, Oct-23 2019 08:29 WIB
  • AGRI 1,332.890 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 925.300 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 543.500 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 6,225.500 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 2,101.130 0.000 (0.000%)
  • DBX 1,148.460 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,270.660 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 174.950 0.000 (0.000%)
  • IDX30 535.770 0.000 (0.000%)
  • IDX80 139.830 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 388.340 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 140.180 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 485.840 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 267.860 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 321.180 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 139.960 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 971.230 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 1,214.900 0.000 (0.000%)
  • Investor33 457.010 0.000 (0.000%)
  • ISSI 190.740 0.000 (0.000%)
  • JII 691.270 0.000 (0.000%)
  • JII70 234.850 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 1,250.880 0.000 (0.000%)
  • LQ45 982.910 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,447.940 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,729.010 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,590.140 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 1,203.330 0.000 (0.000%)
  • MNC36 339.580 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 354.740 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 509.570 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 328.160 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 390.050 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 6,225.500 0.000 (0.000%)
  • TRADE 809.360 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Kimia Farma Terbitkan MTN Rp500 Miliar
Published: 12 Jul 2019 13:49 WIB


IMQ, Jakarta —  PT Kimia Farma (Persero) telah menerbitkan medium term notes (MTN) I tahun 2019 senilai Rp500 miliar pada 10 Juli 2019.

Berdasarkan keterbukaan KSEI dikutip Jumat (12/7), MTN ini terdiri dari MTN konvensional senilai Rp250 miliar dan syariah Rp250 miliar.

Pembayaran bunga pertama akan dilakukan pada 10 Oktober 2019 atau setiap tiga bulan. Sementara, jatuh tempo MTN ini akan jatuh tempo pada 10 Juli 2022.

Pada kuartal I 2019, Kimia Farma membukukan laba bersih sekitar Rp20,63 miliar atau turun 44,55% dibandingkan periode serupa tahun sebelumnya. Kondisi ini disebabkan oleh tingginya beban usaha sekitar 34,35% menjadi Rp548,89 miliar.

Kendati demikian, perseroan berhasil meningkatkan penjualan sekitar 21,7% dari Rp1,49 triliun menjadi Rp1,81 triliun.
Author: Susan Silaban
-
POPULAR NEWS