Search:
Tuesday, Oct-15 2019 08:55 WIB
  • AGRI 1,348.280 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 863.720 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 530.390 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 6,126.880 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 2,164.150 0.000 (0.000%)
  • DBX 1,141.550 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,233.980 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 170.150 0.000 (0.000%)
  • IDX30 519.740 0.000 (0.000%)
  • IDX80 135.930 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 375.390 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 134.900 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 472.350 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 265.430 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 315.110 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 134.660 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 941.190 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 1,209.990 0.000 (0.000%)
  • Investor33 445.350 0.000 (0.000%)
  • ISSI 188.020 0.000 (0.000%)
  • JII 676.880 0.000 (0.000%)
  • JII70 230.370 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 1,225.570 0.000 (0.000%)
  • LQ45 954.470 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,429.360 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,699.190 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,611.860 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 1,148.020 0.000 (0.000%)
  • MNC36 333.000 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 345.030 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 500.310 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 318.390 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 381.220 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 6,126.880 0.000 (0.000%)
  • TRADE 798.980 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Kuartal I, Rugi Bersih SSIA Melojak 23%
Published: 9 May 2019 13:32 WIB


IMQ, Jakarta —  PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) mencatat peningkatan rugi bersih konsolidasi pada kuartal I 2019 sekitar 23,7% menjadi Rp10,9 miliar dari periode serupa tahun lalu Rp8,8 miliar.

Dikutip dari laporan keuangan yang dipublikasi Kamis (9/5), kondisi ini disebabkan oleh rendahnya capaian pendapatan perseroan sekitar 9,4% dari Rp909,3 miliar menjadi Rp823,7 miliar. Penurunan ini disebabkan oleh melemahnya pendapatan dari konstruksi sekitar 14,6% menjadi Rp583,4 miliar dari Rp683 miliar.

Namun, pendapatan dari segmen property dan perhotelan masing-masing meningkat 4,2% dan 7%.

Pada periode yang sama, SSIA membukukan penjualan lahan seluas 8 hektar dengan nilai rata-rata jual sebesar US$102 per meter per segi dari landbank di Suryacipta Karawang. Transaksi ini megkontribusi tambahan pendapatan sekitar US$9,6 juta atau setara Rp135 miliar.

SSIA berhasil melepaskan asset real estate di Suryacipta Karawang fase 4 dengan potensi pendapatan sebesar Rp325 miliar, di mana 100 hektar dengan nilai rata-rata jual sekitar Rp325.000 per meter per segi pada 2019. Perseroan meyakini pelepasan asset tersebut akan memperkuat posisi SSIA untuk focus di Subang Industrial Township.

Adapun, posisi ebitda perusahaan pada kuartal I 2019 mencapai Rp72,6 miliar atau lebih rendah 4% dari periode serupa tahun lalu yang tercatat Rp75,6 miliar.

Sementara, jumlah asset perseroan dalam tiga bulan pertama tahun ini mencapai Rp7,384 triliun yang terdiri dari ekuitas dan liabilitas masing-masing Rp3 triliun dan Rp3,930 triliun.
Author: Susan Silaban
-
POPULAR NEWS