Search:
Tuesday, Oct-15 2019 08:47 WIB
  • AGRI 1,348.280 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 863.720 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 530.390 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 6,126.880 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 2,164.150 0.000 (0.000%)
  • DBX 1,141.550 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,233.980 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 170.150 0.000 (0.000%)
  • IDX30 519.740 0.000 (0.000%)
  • IDX80 135.930 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 375.390 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 134.900 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 472.350 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 265.430 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 315.110 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 134.660 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 941.190 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 1,209.990 0.000 (0.000%)
  • Investor33 445.350 0.000 (0.000%)
  • ISSI 188.020 0.000 (0.000%)
  • JII 676.880 0.000 (0.000%)
  • JII70 230.370 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 1,225.570 0.000 (0.000%)
  • LQ45 954.470 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,429.360 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,699.190 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,611.860 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 1,148.020 0.000 (0.000%)
  • MNC36 333.000 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 345.030 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 500.310 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 318.390 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 381.220 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 6,126.880 0.000 (0.000%)
  • TRADE 798.980 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Beli Saham INTP, Hold Saham Semen BUMN
Published: 9 Apr 2019 10:16 WIB


IMQ, Jakarta —  Bahana Sekuritas memperkirakan permintaan semen sepanjang tahun ini bertumbuh sekitar 4% - 5% atau berada pada kisaran 74-75 juta ton.

“Namun yang menyebabkan kinerja sektor semen akan lebih baik sepanjang 2019, karena kapasitas industri diproyeksikan sebesar 110 juta ton,” ujar Analis Adrianus Bias Prasuryo melalui riset Selasa (9/4).

Ia menjelaskan, sektor semen terakhir kali mengalami masa gemilang pada 2012, saat konsumsi mencapai 48 juta ton dengan kapasitas industri sebesar 50 juta ton sehingga rasio kedua mendekati 100%. Oleh sebab itu, banyak pemain kecil ikut meramaikan sekor ini sehingga mengakibatkan kelebihan pasakon hingga 2017.

Pada tahun ini akan menjadi tahun pertama bagi sektor semen membukukan kinerja positif seiring dengan nilai tukar yang stabil dan turunnya harga batu bara, karena sekitar 60% - 70% beban biaya industri semen berasal dari nilai tukar dan penggunaan batu bara sebagai bahan bakar produksi. Kemudian, pada semester II 2018, industri sudah menaikkan harga sekitar 5%.

‘’Pada kuartal pertama tahun ini, beberapa perusahaan semen sudah akan membukukan kinerja positif sebagai dampak dari kenaikan harga yang terjadi sejak tahun lalu dan nilai tukar yang menguat serta masih turunnya harga batubara, juga permintaan properti mulai menggeliat,” paparnya.

Kedepan, dengan kondisi perekonomian yang semakin baik diperkirakan permintaan terhadap properti juga akan semakin besar sehingga mendongkrak penjualan semen serta penguatan rupiah yang berkelanjutan dan potensi turunnya harga batubara akan semakin membuka kinerja positif bagi sektor semen.

Dengan prospek positif ini, Bahana Sekuritas memberi rekomendasi beli untuk saham PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk dengan target harga Rp22.200 per lembar saham. INTP akan mendapat keuntungan dari redanya kompetisi khususnya wilayah Jawa Barat.

Sementara, ia merekomendasikan tahan untuk saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), PT Holcim Indonesia Tbk, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) dengan target harga masing-masing Rp13.200, Rp2.100, dan Rp1.570.
Author: Susan Silaban
-
POPULAR NEWS