Search:
Tuesday, Nov-12 2019 08:06 WIB
  • AGRI 1,415.410 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 941.810 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 542.230 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 6,148.740 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 2,070.640 0.000 (0.000%)
  • DBX 1,125.160 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,267.560 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 172.280 0.000 (0.000%)
  • IDX30 533.540 0.000 (0.000%)
  • IDX80 138.990 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 378.880 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 140.170 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 486.580 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 262.200 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 315.020 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 141.600 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 967.760 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 1,146.640 0.000 (0.000%)
  • Investor33 455.120 0.000 (0.000%)
  • ISSI 186.790 0.000 (0.000%)
  • JII 686.750 0.000 (0.000%)
  • JII70 231.900 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 1,240.190 0.000 (0.000%)
  • LQ45 978.470 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,441.630 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,709.660 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,481.350 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 1,184.260 0.000 (0.000%)
  • MNC36 337.030 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 339.680 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 508.980 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 320.400 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 386.550 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 6,148.740 0.000 (0.000%)
  • TRADE 804.670 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Pelita Samudera Shipping Raih Kontrak Baru Senilai US$39,4 Juta
Published: 13 Mar 2019 11:59 WIB


IMQ, Jakarta —  PT Pelita Samudera Shipping Tbk. telah menandatangani kontrak baru senilai US$39,4 juta untuk pengapalan bijih nikel dan batu bara selama 5 tahun.

Penandatanganan kontrak kerja sama tersebut untuk memasok kebutuhan pabrik peleburan nikel utama di Indonesia dilakukan dengan PT Virtue Dragon Nickel Industry. Perusahaan dengan kode emiten PSSI akan melakukan pengangkutan bijih nikel dari Pulau Halmahera ke Pulau Sulawesi, dan pengangkutan batubara dari Pulau Kalimantan ke Pulau Sulawesi.

Dengan menggunakan dua kapal kelas supramax yang baru dibeli perseroan, yakni kapal pertama dengan nama lambung MV (mother vessel/kapal induk) Daidan Pertiwi yang dibeli pada Januari 2019 dengan nilai transaksi sekitar US$11 juta, dan diikuti oleh kapal kedua dengan nama lambung MV Daidan Mustikawati yang dibeli pada Februari 2019 dengan nilai transaksi sekitar US$10 juta.

Penambahan dua kapal kelas supramax ini meningkatkan kapasitas kargo per Dead Weight Ton (DWT) untuk kapal induk (MV) perseroan dari sekitar 31.000 DWT pada kuartal I/2018 menjadi sekitar 174,600 DWT pada I/2019 atau tumbuh lebih dari lima kali lipat.

"Dalam empat kuartal terakhir di mana PSSI secara bertahap mengembangkan bisnis MV," kata Sekretaris Perusahaan Pelita Samudera Shipping, Imelda Agustina Kiagoes dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (13/3).

Capaian kontrak tersebut adalah kontrak time chartered besar yang berhasil diraih PSSI dalam 5 tahun terakhir. Capaian tersebut menunjukkan usaha perseroan dalam mengembangkan basis pelanggan dari batubara ke sektor lainnya, termasuk mineral.

"Dengan demikian mendukung bagian mata rantai logistik dari langkah Indonesia untuk menciptakan nilai tambah dari industri hilir tambang," papar Imelda.

Sedangkan Head of Investor Pelita Samudera Shipping, Adi Hartadi mengatakan, dengan beroperasinya kedua kapal tersebut, pendapatan tahun ini diharapkan tumbuh sekitar 25% hingga 30% dari realiasi pendapatan tahun lalu serta margin laba diharapkan tumbuh 8% sampai 9%. Pada tahun ini, perseroan berpandangan akan memiliki masa depan bisnis yang lebih cerah untuk jasa kapal pengangkutan karena sejumlah proyek yang baru mulai beroperasi pada 2019.

"Kami melihat bisnis di tahun ini bisa lebih baik. Seiring dari pertumbuhan PLN yang menjadi customer utama PSSI, pengolahan biji mineral dan nikel serta banyaknya kawasan industri yang selesai sehingga kami optimis prospek pertumbuhannya cukup besar," tuturnya.
Author: Indra BP
-
POPULAR NEWS