Search:
Tuesday, Nov-12 2019 07:41 WIB
  • AGRI 1,415.410 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 941.810 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 542.230 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 6,148.740 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 2,070.640 0.000 (0.000%)
  • DBX 1,125.160 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,267.560 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 172.280 0.000 (0.000%)
  • IDX30 533.540 0.000 (0.000%)
  • IDX80 138.990 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 378.880 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 140.170 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 486.580 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 262.200 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 315.020 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 141.600 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 967.760 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 1,146.640 0.000 (0.000%)
  • Investor33 455.120 0.000 (0.000%)
  • ISSI 186.790 0.000 (0.000%)
  • JII 686.750 0.000 (0.000%)
  • JII70 231.900 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 1,240.190 0.000 (0.000%)
  • LQ45 978.470 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,441.630 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,709.660 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,481.350 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 1,184.260 0.000 (0.000%)
  • MNC36 337.030 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 339.680 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 508.980 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 320.400 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 386.550 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 6,148.740 0.000 (0.000%)
  • TRADE 804.670 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
  • POLU 1,900 -280 (-12.84%)
  • POLY 56 2 (3.70%)
  • POOL 1,255 35 (2.87%)
  • POSA 51 0 (0.00%)
  • POSA-W 5 1 (25.00%)
  • POWR 1,060 15 (1.44%)
  • PPRE 252 -2 (-0.79%)
  • PPRO 94 -2 (-2.08%)
  • PRDA 3,960 -140 (-3.41%)
  • PSAB 276 14 (5.34%)
  • PSSI 170 -1 (-0.58%)
  • PTBA 2,600 20 (0.78%)
  • PTPP 1,545 -35 (-2.22%)
  • PTRO 1,670 40 (2.45%)
  • PTSN 326 -38 (-10.44%)
  • PUDP 346 4 (1.17%)
  • PURE 1,200 40 (3.45%)
  • PURE-W 805 15 (1.90%)
  • PWON 570 -10 (-1.72%)
  • PYFA 202 0 (0.00%)
  • PZZA 1,160 0 (0.00%)
  • R-LQ45X 1,025 -1 (-0.10%)
  • RAJA 210 -4 (-1.87%)
  • RALS 1,145 -10 (-0.87%)
  • RANC 342 0 (0.00%) © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
  • RBMS 83 0 (0.00%)
  • RDTX 5,775 -25 (-0.43%)
  • RELI 150 -16 (-9.64%)
  • RICY 161 11 (7.33%)
  • RIGS 242 0 (0.00%)
  • RIMO 50 0 (0.00%)
  • RISE 635 0 (0.00%)
  • RODA 184 11 (6.36%)
  • ROTI 1,315 0 (0.00%)
  • SAFE 199 0 (0.00%)
  • SAME 240 -10 (-4.00%)
  • SAPX 850 0 (0.00%)
  • SATU 95 -3 (-3.06%)
  • SCCO 9,300 200 (2.20%)
  • SCMA 1,275 100 (8.51%)
  • SDMU 50 0 (0.00%)
  • SDPC 99 0 (0.00%)
  • SDRA 780 0 (0.00%)
  • SFAN 1,010 -5 (-0.49%)
  • SFAN-W 700 50 (7.69%)
  • SGRO 2,450 50 (2.08%)
  • SHID 3,300 0 (0.00%)
  • SHIP 800 0 (0.00%)
  • SIDO 1,180 -20 (-1.67%)
  • SILO 7,175 25 (0.35%) © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
  • SIMA 50 0 (0.00%)
  • SIMP 370 14 (3.93%)
  • SINI 246 63 (34.43%)
  • SINI-W 244 62 (34.07%)
  • SIPD 1,095 0 (0.00%)
  • SKBM 380 -20 (-5.00%)
  • SKRN 580 5 (0.87%)
  • SKYB 79 20 (33.90%)
  • SLIS 4,200 690 (19.66%)
  • SMAR 3,900 100 (2.63%)
  • SMBR 550 -35 (-5.98%)
  • SMCB 1,325 -50 (-3.64%)
  • SMDM 130 8 (6.56%)
  • SMDR 266 0 (0.00%)
  • SMGR 12,700 -125 (-0.97%)
  • SMKL 224 0 (0.00%)
  • SMKL-W 23 0 (0.00%)
  • SMMA 13,000 0 (0.00%)
  • SMMT 121 -2 (-1.63%)
  • SMRA 1,170 15 (1.30%)
  • SMRU 50 0 (0.00%)
  • SMSM 1,395 0 (0.00%)
  • SOCI 199 -1 (-0.50%)
  • SONA 6,100 -650 (-9.63%)
  • SOSS 394 8 (2.07%) © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
  • SOSS-W 55 -3 (-5.17%)
  • SOTS 262 -4 (-1.50%)
  • SPMA 340 -6 (-1.73%)
  • SPTO 980 5 (0.51%)
  • SQMI 580 5 (0.87%)
  • SRAJ 282 36 (14.63%)
  • SRIL 276 2 (0.73%)
  • SRSN 67 -1 (-1.47%)
  • SRTG 3,680 10 (0.27%)
  • SSIA 710 -20 (-2.74%)
  • SSMS 805 -15 (-1.83%)
  • STAR 97 -1 (-1.02%)
  • SULI 50 0 (0.00%)
  • SURE 2,960 -10 (-0.34%)
  • SWAT 110 21 (23.60%)
  • TAMU 500 -25 (-4.76%)
  • TARA 735 10 (1.38%)
  • TAXI 50 0 (0.00%)
  • TBIG 5,500 -200 (-3.51%)
  • TBLA 935 10 (1.08%)
  • TCID 11,600 -100 (-0.85%)
  • TCPI 4,500 -220 (-4.66%)
  • TDPM 242 -10 (-3.97%)
  • TELE 294 -2 (-0.68%)
  • TFAS 195 0 (0.00%) © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
  • TGKA 4,600 0 (0.00%)
  • TGRA 555 -165 (-22.92%)
  • TINS 820 -10 (-1.20%)
  • TIRA 250 -4 (-1.57%)
  • TIRT 52 1 (1.96%)
  • TKIM 12,000 200 (1.69%)
  • TLKM 4,100 -10 (-0.24%)
  • TMAS 115 0 (0.00%)
  • TMPO 150 0 (0.00%)
  • TNCA 272 6 (2.26%)
  • TOBA 362 -4 (-1.09%)
  • TOPS 580 0 (0.00%)
  • TOTL 416 6 (1.46%)
  • TOTO 300 0 (0.00%)
  • TOWR 650 5 (0.78%)
  • TPIA 9,300 200 (2.20%)
  • TRAM 55 -4 (-6.78%)
  • TRAM-W 37 -3 (-7.50%)
  • TRIM 150 0 (0.00%)
  • TRIS 250 -18 (-6.72%)
  • TRUK 112 1 (0.90%)
  • TSPC 1,420 5 (0.35%)
  • TUGU 3,460 0 (0.00%)
  • TURI 985 5 (0.51%)
  • ULTJ 1,660 5 (0.30%) © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
  • UNIC 3,810 0 (0.00%)
  • UNSP 93 0 (0.00%)
  • UNTR 23,325 50 (0.21%)
  • UNVR 43,275 125 (0.29%)
  • URBN 2,160 0 (0.00%)
  • URBN-W 53 -1 (-1.85%)
  • VICO 101 -6 (-5.61%)
  • VINS 100 0 (0.00%)
  • VINS-W 12 -1 (-7.69%)
  • VIVA 71 2 (2.90%)
  • VOKS 284 4 (1.43%)
  • VRNA 111 0 (0.00%)
  • WAPO 85 -3 (-3.41%)
  • WEGE 306 -2 (-0.65%)
  • WEHA 152 0 (0.00%)
  • WICO 520 32 (6.56%)
  • WIIM 170 3 (1.80%)
  • WIKA 1,890 -55 (-2.83%)
  • WINS 127 -3 (-2.31%)
  • WOMF 286 0 (0.00%)
  • WOOD 715 -10 (-1.38%)
  • WOWS 444 -16 (-3.48%)
  • WSBP 316 -2 (-0.63%)
  • WSKT 1,475 -10 (-0.67%)
  • WTON 422 -8 (-1.86%) © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
  • XAFA 1,029 -1 (-0.10%)
  • XCID 76 0 (0.00%)
  • XCIS 106 1 (0.95%)
  • XIIC 1,125 5 (0.45%)
  • XIIF 628 -6 (-0.95%)
  • XIIT 549 0 (0.00%)
  • XISR 395 0 (0.00%)
  • XPMI 958 0 (0.00%)
  • YELO 103 -2 (-1.90%)
  • YELO-W 23 0 (0.00%)
  • YPAS 498 68 (15.81%)
  • YULE 181 -10 (-5.24%)
  • ZINC 352 4 (1.15%)
  • ZONE 454 -2 (-0.44%)
PTPP Siap Melebur ke Holding Perumahan dan Pengembangan Kawasan
Published: 30 Jan 2019 16:42 WIB


IMQ, Jakarta —  Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT PP Tbk (PTPP) menyetujui perubahan anggaran dasar perseroan dengan penghapusan status Persero menjadi Non Persero.

Direktur Utama PTPP, Lukman Hidayat mengatakan penghapusan ini menjadi bagian dari pembentukan holding BUMN yang berada di bawah kendali Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum Perumnas).

"Perseroan akan bergabung dan bersinergi dengan sejumlah BUMN lainnya dalam Holding BUMN Perumahan dan Pengembangan Kawasan yaitu PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Amarta Karya, PT Bina Karya dan PT Indah Karya," katanya di Jakarta, Selasa (30/1).

Adapun sebanyak 51 persen saham seri B milik pemerintah dialihkan sebagai penyertaan modal negara ke dalam modal saham Perum Perumnas, sedangkan saham seri A tetap dimiliki oleh pemerintah.

"Holding BUMN Sektor Perumahan dan Pengembangan Kawasan akan memperkuat posisi perseroan dalam rangka penciptaan nilai tambah dan optimalisasi pengembangan bisnis yang akan memberikan dampak yang besar bagi masyarakat, pemerintah, maupun BUMN anggota holding," ujar Lukman.

Ditambahkan, terbentuknya holding juga akan meningkatkan kapasitas pendanaan, peningkatan belanja modal, peningkatan pendapatan, peningkatan efisiensi biaya, peningkatan laba serta ekuitas.

"Bersinerginya BUMN-BUMN sektor perumahan akan meningkatkan kemampuan bisnis antar lini usaha, sehingga lebih efisien dan tercipta kondisi keuangan yang sehat, sekaligus memperbesar peluang ketersediaan landbank bagi program pembangunan perumahan nasional untuk mengatasi backlog perumahan, holding sektor Perumahan dan Pengembangan Kawasan yang ditargetkan menjadi Champion City Developer," paparnya.

Menurut Lukman, holding ini memberikan banyak manfaat untuk masyarakat antara lain pemenuhan kebutuhan hunian nasional dengan pola pembiayaan yang beragam untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

"Pada dasarnya tujuan utama pembentukan holding BUMN Perumahan dan Pengembangan Kawasan ini adalah mensinergikan sejumlah keunggulan, sehingga terbentuk BUMN yang besar, kuat dan efisien yang mempunyai daya saing kuat dalam berhadapan dengan dominasi swasta nasional dan swasta asing," tegasnya.
Author: Irwen Azhari
-
POPULAR NEWS