Search:
Wednesday, Nov-20 2019 08:14 WIB
  • AGRI 1,379.450 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 966.320 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 544.050 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 6,152.090 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 2,068.240 0.000 (0.000%)
  • DBX 1,107.590 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,279.030 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 173.360 0.000 (0.000%)
  • IDX30 537.250 0.000 (0.000%)
  • IDX80 139.700 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 382.630 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 141.550 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 487.740 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 257.670 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 312.830 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 139.950 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 978.220 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 1,133.400 0.000 (0.000%)
  • Investor33 457.830 0.000 (0.000%)
  • ISSI 186.140 0.000 (0.000%)
  • JII 687.050 0.000 (0.000%)
  • JII70 232.150 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 1,246.220 0.000 (0.000%)
  • LQ45 985.900 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,452.240 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,714.520 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,485.570 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 1,179.960 0.000 (0.000%)
  • MNC36 340.400 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 335.950 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 504.780 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 320.430 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 388.600 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 6,152.090 0.000 (0.000%)
  • TRADE 782.240 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Nilai Akuisisi Membengkak, PGN Bayar Rp20,18 Triliun
Published: 28 Dec 2018 17:16 WIB


IMQ, Jakarta —  PT Perusahaan Gas Negara Tbk telah menyelesaikan proses integrasi bisnis gas PT Pertamina Gas (Pertagas), yang ditandai dengan penandatanganan perjanjian jual beli saham pada 28 Desember 2018.
 
“Hari ini, PGN mencatat sejarah baru. Kami resmi menjadi sub holding gas karena proses integrasi bisnis gas Pertagas dan seluruh anak usahanya telah selesai," kata Direktur Utama Gigih Prakoso melalui siaran pers pada hari ini.
 
Para pihak telah melakukan proses penilaian (valuasi) kembali atas proses integrasi bisnis gas Pertagas. Proses penilaian kembali ini diperlukan karena PGN dan Pertamina telah memutuskan untuk mengikutsertakan empat anak usaha Pertagas yakni PT Perta Arun Gas, PT Perta Daya Gas, PT Perta-Samtan Gas, dan PT Perta Kalimantan Gas dalam proses pengambilalihan saham Pertamina di Pertagas oleh PGN.
 
Seperti diketahui, sebelumnya pada saat penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (CSPA) yang dilakukan pada 29 Juni 2018 lalu, PGN hanya mengintegrasikan bisnis gas Pertagas dan anak usahanya, PT Pertagas Niaga.
 
Menurut Gigih, para pihak telah melakukan sejumlah proses di antaranya due diligence, valuasi, dan audit untuk laporan keuangan Pertagas dan seluruh anak perusahaannya.
 
Sebagai konsekuensi atas hasil penilaian kembali, Gigih mengatakan nilai pengambilahan saham Pertagas dan seluruh anak perusahaannya berubah. Harga pembelian yang semula sebesar Rp16.604.312.010.021 untuk 2.591.099 lembar saham dari Pertagas atau setara 51% atas Pertagas dan Pertagas Niaga, menjadi Rp20.183.334.064.184 untuk 2.591.099 lembar saham dari Pertagas yang merupakan 51% dari seluruh saham di Pertagas termasuk kepemilikan di seluruh anak perusahaannya.
 
Terkait skema pembayaran pengambilalihan saham tersebut, PGN akan melakukannya dalam 2 tahap.

“Tahap pertama sebesar 50% dari total harga pembelian atau ekuivalen Rp10.091.667.032.092 akan menggunakan skema pembayaran tunai. Adapun untuk tahap kedua, perusahaan akan menerbitkan Promissory Note sebesar 50% dari total harga pembelian," terangnya.  
 
Direktur Utama PT Pertamina Gas, Wiko Migantoro menambahkan, dengan tuntasnya proses sinergi PGN dan Pertagas, proses Holding BUMN Migas ini diharapkan dapat mencapai tahapan yang penting dan sejumlah tujuan sebagaimana telah diamanatkan pemerintah dapat terwujud.

“Harapan kami, Holding BUMN Migas ini dapat menciptakan kedaulatan dan ketahanan energi yang pastinya membawa manfaat untuk masyarakat dan negara," kata Wiko.
Author: Susan Silaban
-
POPULAR NEWS