Search:
Wednesday, Jul-8 2020 07:52 WIB
  • AGRI 1,049.820 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 754.470 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 445.460 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 4,987.080 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 1,808.080 0.000 (0.000%)
  • DBX 913.700 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,079.660 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 135.780 0.000 (0.000%)
  • IDX30 422.780 0.000 (0.000%)
  • IDX80 109.770 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 283.980 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 117.730 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 378.300 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 206.020 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 240.740 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 97.240 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 793.070 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 900.560 0.000 (0.000%)
  • Investor33 368.040 0.000 (0.000%)
  • ISSI 147.300 0.000 (0.000%)
  • JII 546.430 0.000 (0.000%)
  • JII70 181.790 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 996.690 0.000 (0.000%)
  • LQ45 775.900 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,194.780 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,386.060 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,286.830 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 874.680 0.000 (0.000%)
  • MNC36 282.300 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 254.060 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 318.060 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 244.290 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 311.380 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 4,987.080 0.000 (0.000%)
  • TRADE 605.830 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Ekonomi AS Skeptis, Rupiah Pun Bergerak Positif
Published: 19 Dec 2018 10:33 WIB


IMQ, Jakarta —  Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi (19/12) menguat sebesar 146 poin menjadi Rp14.365 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.511 per dolar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas, Ahmad Mikail, di Jakarta, Rabu, mengatakan pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pekan ini kemungkinan berakhir dengan naiknya tingkat suku bunga Fed, diikuti dengan pernyataan "dovish" terkait kebijakan moneternya pada tahun 2019.

"Spekulasi dovish itu yang membuat dolar AS melemah terhadap beberapa mata uang dunia lainnya, termasuk rupiah," katanya.

Ia menambahkan pasar juga sudah mengantisipasi kebijakan the Fed yang akan menaikkan suku bunganya pada Desember 2018 ini sebesar 25 basis poin menjadi 2,5 persen.

Sedangkan analis CSA Research Institute, Reza Priyambada, menambahkan pelemahan dolar AS juga dipicu sikap pelaku pasar yang skeptis terhadap kondisi ekonomi Amerika Serikat yang dinilai mengarah ke resesi akibat masih adanya imbas perang dagang dengan Tiongkok.

"Pelaku pasar mulai mencermati negara dengan fundamental positif, Indonesia salah satunya sehingga berdampak pada mata uang rupiah," katanya.

Namun demikian, ia mengingatkan, pelaku pasar diharapkan tetap waspada berbagai macam sentimen yang dapat membuat laju rupiah kembali melemah. (*/Ant)
Author: Khansa Padantya
-
POPULAR NEWS