Search:
Wednesday, Oct-17 2018 08:16 WIB
  • AGRI 1,499.510 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 734.210 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 508.340 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 5,800.820 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 2,472.150 0.000 (0.000%)
  • DBX 958.580 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,055.580 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 145.680 0.000 (0.000%)
  • IDX30 504.160 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 354.040 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 479.150 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 243.880 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 280.800 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 807.090 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 1,046.500 0.000 (0.000%)
  • Investor33 409.810 0.000 (0.000%)
  • ISSI 172.820 0.000 (0.000%)
  • JII 643.500 0.000 (0.000%)
  • JII70 212.560 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 1,172.600 0.000 (0.000%)
  • LQ45 917.410 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,487.590 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,634.960 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,908.390 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 1,207.430 0.000 (0.000%)
  • MNC36 328.260 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 312.260 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 404.380 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 303.760 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 346.750 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 5,800.820 0.000 (0.000%)
  • TRADE 790.220 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Harga CPO Bisa Turun Lagi ke Kisaran RM2.162-2.171
Published: 12 Oct 2018 09:02 WIB


IMQ, Jakarta —  Sejumlah analis memberikan proyeksi yang melemahkan harga minyak sawit mentah (CPO). Akibat menumpuknya stok minyak sawit di Indonesia dan Malaysia, harga CPO diperkirakan bergerak turun ke kisaran RM2.162-2.171 per ton.

Kisaran ini dibentuk dari level proyeksi kenaikan 23,6% dan 38,2% dari gelombang naik c dari RM2.147. Ini merupakan bagian terakhir dari siklus tiga gelombang dari RM2.137.

Teori gelombang menyebutkan bahwa pelemahan terbaru dari level tinggi RM2.235 pada 5 Oktober, bisa berlanjut ke level RM2.137, karena pelemahan ini bisa sebagai kelanjutan dari tern penurunan dari RM2.303.

Harga CPO saat ini akan menjadi tantangan bagi banyak perusahaan perkebunan sawit yang memiliki tanaman muda, karena biasanya biayanya akan tinggi, kata PublicInvest Research seperti dilansir The Star akhir pekan ini.

Lembaga riset ini mencatat cadangan CPO Malaysia menyentuh level tertinggi 8 bulan di angka 2,54 juta metrik ton pada September, di tengah kenaikan produksi dan ekspor.

"Tingginya cadangan ini akibat naik turunnya permintaan yang menekan harga CPO, yang menyebabkan harga turun ke level terendah dalam dua tahun di RM2.080/mt. Year to date, harga bergerak rata-rata di RM2.334/mt dan mungkin akan bergerak di kisaran RM2.300/mt tahun ini."

Produksi CPO tumbuh selama tiga bulan terakhir seiring dengan tanaman sawit yang mendekati musim puncaknya, yakni sekitar Oktober dan November. Sementara itu, ekspor CPO melonjak 47,2% menjadi 1,61 juta metrik ton.

PublicInvest memperkirakan stok minyak sawit masih akan tinggi hingga lima bulan ke depan.
Author: Khansa Padantya
-
POPULAR NEWS