IMQ, Jakarta —
Anjloknya beberapa saham blue chips membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (22/2) terpaksa berakhir di zona merah.
"Penurunan saham-saham unggulan seperti Astra International Tbk (ASII), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT United Tractors Tbk (UNTR) dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turut mendorong kejatuhan indeks hari ini," ujar seorang pelaku pasar ketika berbincang dengan IMQ di Jakarta.
Sementara itu, Research Analyst PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) Purwoko Sartono mengatakan melonjaknya harga minyak mentah di pasar internasional ke level tertinggi dalam 9 bulan terakhir menjadi pemicu turunnya IHSG.
Pemerintah dalam beberapa kali kesempatan mengungkapkan rencana kenaikan harga BBM bersubsidi jika harga minyak mentah menembus level US$115 per barel.
"Opsi kenaikan harga BBM bersubsidi menurut pemerintah tidak bisa dihindari, sehingga pasar merespon negatif adanya wacana tersebut, meski beberapa sektor seperti pertambangan dan perkebunan diuntungkan oleh apresiasi harga komoditas di pasar internasional," ulasnya.
Tercatat untuk sektor saham yang mengalami pelemahan antara lain sektor aneka industri sebesar 1,7%, konsumer 1,1% dan manufaktur sebesar 1%.
Sementara sektor saham yang mengalami penguatan antara lain pertambangan, keuangan, infrastruktur dan properti masing-masing sebesar 0,9%, 0,2%,0,1% dan 0,1%.
Pada penutupan perdagangan Rabu (22/2), IHSG turun 7,93 poin (0,20%) ke level 3.995,02. Sedangkan indeks saham unggulan LQ45 merosot 2,45 poin (0,4%) ke level 693,98.
Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 138.064 kali pada volume 4,708 miliar lembar saham. Sebanyak 117 saham naik, sisanya 113 saham turun dan 93 saham tidak bergerak (stagnan).
Untuk saham yang mengalami kenaikan (top gainers) antara lain PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menguat Rp2.300 ke level Rp15.250, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) menguat Rp1.100 menjadi Rp48.800 dan PT Delta Jakarta (DLTA) naik Rp1.000 menjadi Rp140.000.
Sedangkan saham yang mengalami penurunan (top losers) antara lain PT Astra International Tbk (ASII) merosot Rp1.450 menjadi Rp72.350, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.250 menjadi Rp52.750, PT United Tractors Tbk (UNTR) melemah Rp750 ke level Rp29.200 dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp250 menjadi Rp19.150.











