IMQ, Jakarta —
PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) pada tahun ini berencana melakukan akuisisi 2 hingga 3 izin usaha pertambangan (IUP) batubara.
Direktur Oil and Gas BHIT Budiono menjelaskan dalam pemilihan akuisisi tambang ini perseroan menetapkan dua kualifikasi jumlah cadangan batubara.
“Untuk batubara kalori menengah hingga 30 juta ton dan untuk kalori rendah antara 20-30 juta ton,” terangnya ketika dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu (22/2).
Perseroan saat ini telah memiliki total sembilan lahan tambang di Sumatera Selatan dan Kalimantan Timur yang pada tahun ini BHIT berencana memulai produksi tambang batubara di empat lokasi di Sumsel.
Namun, pada tahap awal tingkat produksi masih kecil, yaitu antara 20-40 ribu ton per bulan atau hingga 480 ribu ton per tahun.
Budiono menambahkan ke depan pihaknya terbuka untuk mengambil alih tambang-tambang batubara, jika ada penawaran dengan nilai ekonomi dan jumlah cadangan yang menurut perseroan memadai.











