IMQ, Jakarta —
PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) belum berencana untuk memisahkan (spin off) unit usaha syariahnya dari CIMB Niaga konvensional.
Presiden Direktur BNGA, Arwin Rasyid menjelaskan meski mengalami pertumbuhan yang cukup baik, namun pemisahan unit usaha ini belum akan dilakukan karena unit syariah ini masih kecil sehingga masih perlu dibesarkan lagi.
“Pada 2011 pertumbuhan Deposito unit syariah ini sebesar 60% atau sekitar Rp4,14 triliun, sementara untuk pembiyaaannya meningkat sekitar 74 persen atau sekitar Rp3,25 triliun,” jelasnya di Jakarta, Rabu (22/2).
Arwin juga menambahkan perseroan juga masih ingin mengembangkan modal dual banking agar seluruh nasabah ikut merasakan layanan layaknya di unit syariah meskipun di konvensional.
“Dengan model dual banking ini nasabah bisa mendapatkan layanan syariah pada banyak cabang CIMB Niaga,” terangnya.
Hingga 31 Desember 2011 outlet dual banking system CIMB Niaga telah berjumlah 561 outlet, sedangkan cabang khusus syariah perseroan sebanyak 23 unit di seluruh Indonesia.











