IMQ, Jakarta —
PT Bank CIMB Niaga Tbk membukukan pertumbuhan laba komprehensif sekitar 17,39% menjadi Rp3,165 triliun sepanjang 2011 bila dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya yang hanya Rp2,696 triliun.
Menurut Direktur Utama Bank CIMB Arwin Rasyid pencapaian ini dipacu oleh peningkatan pendapatan bunga bersih sekitar 8,46% menjadi Rp7,8 triliun, dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya sebesar Rp7,2 triliun.
Bank CIMB juga berhasil menurunkan beban operasional selain bunga bersih sekitar 5,26% dari Rp3,99 triliun pada 2010 menjadi Rp3,78 triliun. Dengan penurunan beban ini, maka perseroan berhasil mengantongi laba operasional sekitar Rp4,08 triliun atau naik 25,29% dibanding tahun sebelumnya Rp3,261 triliun.
Laba non operasional juga tercatat meningkat signifikan sekitar 1.823% menjadi Rp154,769 miliar dibanding dengan periode tahun sebelumnya hanya Rp8,048 miliar.
Hingga 2011 total aset Bank CIMB mencapai Rp5,262 triliun. Bank CIMB mencatat kenaikan net performing loan (NPL) gross dari 2,53% menjadi 2,68%, NPL Net berhasil diturunkan dari 1,85% menjadi 1,48%.
Sementara return on asset (ROA) dan return on equity (ROE) masing-masing 2,78% dan 21,65%. Net interest marjin turun menjadi 5,65% dari periode tahun sebelumnya 6,43%.











