IMQ, Jakarta —
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) membukukan laba bersih sepanjang 2011 sebesar Rp14,13 triliun (unaudited). Angka ini mengalami pertumbuhan 56,47% bila dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya sebesar Rp9,03 triliun.
Menurut data Bank Indonesia, kenaikan laba ini ditopang oleh pendapatan bunga bersih yang mencapai Rp34,464 triliun, meningkat 5,56% dibanding periode tahun sebelumnya sebesar Rp44,97 triliun. Pendapatan operasional non bunga naik 49,51% dari Rp3,56 triliun menjadi Rp5,31 triliun.
Seiring dengan meningkatkan pendapatan bunga bersih, BRI mencatat beban operasional sebesar Rp22,337 triliun. Di samping itu, BRI masih menderita beban operasional selain bunga sebesar Rp17,018 triliun.
Beban operasional ini disebabkan kenaikan beban promosi dari Rp479,09 miliar menjadi Rp517,65 miliar serta beban lain-lain tercatat Rp8,09 triliun dari sebelumnya hanya Rp7,06 triliun.
BRI membukukan laba operasional sekitar Rp17,445 triliun. Angka ini meningkat 21,11% dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp14,4 triliun.
Total dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun sepanjang 2011 mencapai Rp72,07 triliun atau meningkat 13,17% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp328,76 triliun.











