IMQ, Jakarta —
Rendahnya suku bunga deposito dianggap sudah tidak menarik sebagai ladang investasi, sehingga ada kecenderungan investor mengalihkan dananya ke pasar saham dan emas.
“Yield atau imbal hasil yang diperoleh investor pada deposito sudah sangat kecil, di mana jika rata-rata suku bunga deposito 6% dan dipotong pajak paling tinggal 4,8%, itu pun sudah habis dimakan inflasi," ujar President Director PT Schroders Asset Management Michael Tjoajadi di Jakarta, Senin (20/2).
Michael menambahkan ada baiknya saat ini investor berinvestasi di pasar modal, karena imbal hasil yang diperoleh sangat besar dibandingkan deposito.
“Dengan kondisi saat ini, bakal ada peralihan investasi oleh investor dari deposito ke instrumen lain ke depannya,” ulasnya.
Selain pasar modal, lanjutnya, investor juga akan mulai mengalihkan dananya untuk berinvestasi ke emas.
"Kita memang belum bisa memproyeksikan emas ke depan bagaimana. Namun telah banyak orang berinvestasi ke sektor ini," tuturnya.











