IMQ, Jakarta —
Setelah sempat berada pada zona negatif, jelang akhir penutupan perdagangan Senin (20/2), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya berhasil finish di zona hijau.
"Saham sektor infrastruktur dan pertambangan menjadi penopang indeks di tengah sepinya perdagangan," ungkap seorang investor ketika berbincang dengan IMQ di Jakarta, Senin (20/2).
Tercatat sektor saham yang mengalami kenaikan antara lain infastruktur dan pertambangan dengan penguatan masing-masing sebesar 1,2% dan 0,6%.
Sedangkan sektor yang mengalami penurunan dipimpin oleh sektor perkebunan sebesar 1,2%, industri dasar 0,8%, properti 0,7% dan manufaktur 0,3%.
Sementara pada perdagangan Senin (20/2), IHSG ditutup naik 3,71 poin (0,09%) ke level 3.980,253. Sedangkan indeks saham unggulan LQ45 menguat 1,627 poin (0,23%) ke level 694,023.
Perdagangan berjalan dengan frekuensi transaksi mencapai 93.091 kali pada volume 3,98 miliar lembar saham.
Sebanyak 95 saham naik, sisanya 123 saham turun, dan 96 saham tidak bergerak (stagnan)
Saham yang mengalami kenaikan (top gainers) antara lain PT Petrosea Tbk (PTRO) yang menguat Rp1.400 ke level Rp38.400, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menguat Rp1.000 menjadi Rp43.000 dan PT Samudra Indonesia Tbk (SDMR) naik Rp375 menjadi Rp4.500.
Sedangkan saham yang mengalami pelemahan (top losers) antara lain PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp450 menjadi Rp22.250, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) merosot Rp450 menjadi Rp14.900 dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp550 ke level Rp54.100.











