IMQ, Jakarta —
PT Perkebunan Nusantara XIII Persero memproyeksikan pertumbuhan pendapatan 23,95% menjadi Rp4,48 triliun dibandingkan dengan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2011 sekitar Rp3,615 triliun.
Menurut Direktur Utama PTPN XIII Kusumandaru, perolehan pendapatan ini didukung oleh perkiraan hasil penjualan tahun ini dari kelapa sawit sekitar Rp3,385 triliun dan karet Rp1,095 triliun.
"Dengan perkiraan penjualan ini, laba perseroan pada 2012 diperkirakan mencapai Rp421,21 miliar," kata Kusumandaru dalam dokumen RKAP 2012.
Perseroan juga memperkirakan produksi Tandan Buah Segar (TBS) sekitar 1,942 juta ton. Sementara untuk TBS dijual ke pihak ketiga sebanyak 44.870 ton dan TBS diolah 1,897 juta ton. Sedangkan minyak sawit sebanyak 425.434 ton dengan inti minyak sawit sekitar 85.583 ton.
Untuk karet, perseroan memperkirakan produksi kebun inti sebanyak 12.258 ton dan kebun plasma sekitar 18.770 ton.
Untuk volume produksi, perseroan menargetkan minyak sawit sebanyak 425.434 ton, inti sawit 85.583 ton, karet kering 31.028 ton, serta TBS (dijual) 44.870 ton.
Guna menggenjot produksi, perseroan akan menambah areal tanaman baru kelapa sawit seluar 10.804 hektar dan karet seluas 1.067 hektar. Selain itu, perseroan akan melakukan penanaman ulang kelapa sawit seluas 3.025 hektar dan karet seluas 628,40 hektar.
Perseroan juga menambah areal tandan buah kelapa sawit sekitar 4.954 hektar dengan melanjutkan tandan buah carry over kelapa sawit 850 hektar, serta melakukan TU seluas 928,57 hektar.











