IMQ, Jakarta —
PT Asuransi Kesehatan Persero (Askes) memproyeksikan imbal hasil (yield) portofolio penempatan di saham dan reksadana sekitar 10%. Angka ini diperoleh apabila Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) stabil di level 4.000.
"Kita asumsikan indeks 4.000, sehingga menghasilkan yield 10%. Mudah-mudahan bisa terealisasi," kata Wakil Direktur Utama PT Askes Purnawarma Basundoro saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (20/2).
Ia optimistis perkembangan saham dan reksadana cukup membaik pada tahun ini seiring dengan proyeksi analis yang mengindikasikan penguatan. Namun, perseroan juga selalu waspada dengan perkembangan krisis di Eropa.
"Tahun ini juga, kami memperkirakan komposisi investasi di pasar modal dan deposito sekitar 15:85," ungkapnya.
Perseroan juga memproyeksikan dapat mengantongi laba sekitar Rp1,4 triliun. Tahun lalu, perseroan hanya dapat meraup laba sekitar Rp1,4 triliun dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2011 sebesar Rp1,6 triliun. Tidak tercapainya target itu disebabkan premi dan biaya yang membuat marjin berkurang.
"Belum lagi, investasi di pasar modal tahun lalu yang tidak terlalu tinggi," tuntasnya.
Selain itu, perseroan optimistis mengantongi premi konsolidasi Rp10,5 triliun. Untuk kebutuhan belanja modal (capex), perseroan mengalokasikan Rp200 miliar guna memperluas sistem informasi dan penambahan kantor cabang.











