Search:
Thursday, Sep-3 2015 07:23 WIB
Perbankan, Perkebunan Prospektif, Buy MAPI, DOID
Published: 20 Feb 2012 09:41 WIB


IMQ, Jakarta —  Bursa saham global hari ini menerima dua dosis insentif positif dari China yang baru mengumumkan penurunan reserve requirement ratio (GWM) 50 basis poin dan dari Eropa yang kemungkinan besar akan mencairkan bailout tahap kedua kepada Yunani secara utuh.

China untuk kedua kalinya menurunkan GWM menjadi 20,5% untuk bank besarnya sehingga berpotensi menambah likuiditas hingga $63,5 miliar.

Langkah ini tidak sepenuhnya mengejutkan karena telah lama dinanti pasar dan diprediksi masih akan ada sejumlah aksi serupa hingga akhir tahun nanti.

China berusaha untuk menahan agar pelambatan pertumbuhan ekonominya tidak berlebihan. GDP China mungkin akan tumbuh 8,2% kuartal ini, turun dari 8,9% kuartal IV tahun lalu. Bagi China, GDP growth 7% sama saja dengan resesi atau sering disebut hard landing.

Kabinet Yunani secara resmi telah menyetujui semua syarat bagi cairnya dana bailout sebesar €130 miliar yang diharap dapat diikuti oleh persetujuan dari para Menkeu Uni Eropa dan IMF Senin ini waktu setempat. Menkeu Schaeuble telah pula menyatakan bahwa Jerman tidak memiliki niat untuk menunda atau memecah paket bailout tahap kedua tersebut.

Dan dengan rencana kucuran kredit murah ECB (LTRO) tahap kedua pada 29 Februari nanti, bank sentral di seluruh dunia telah menyatakan perang terhadap krisis ekonomi yang berarti sangat positif untuk bursa saham.

UBS dalam strategy reportnya menyebutkan market Asia ex Japan akan kembali ke valuasi normalnya 1,9x PBV dari 1,7x saat ini. Morgan Stanley akhir pekan lalu juga baru saja meng-upgrade market Indonesia menjadi overweight dari equal weight, karena pertimbangan valuasi yang relatif rendah dan technically oversold.

Apakah itu berarti saham perbankan juga dapat rebound? Sangat mungkin, karena mood pasar tengah positif dan technically oversold. Saham energi seperti INDY, HRUM, ITMG, ENRG atau plantation macam SIMP, AALI, LSIP dan BWPT dapat tertarik sentimen harga crude oil. Juga Trading Buy saham MAPI, DOID dan BKSL.
Author: Krishna Dwi Setiawan
-
POPULAR NEWS