Search:
Wednesday, Jul-8 2020 08:40 WIB
  • AGRI 1,049.820 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 754.470 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 445.460 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 4,987.080 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 1,808.080 0.000 (0.000%)
  • DBX 913.700 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,079.660 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 135.780 0.000 (0.000%)
  • IDX30 422.780 0.000 (0.000%)
  • IDX80 109.770 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 283.980 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 117.730 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 378.300 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 206.020 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 240.740 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 97.240 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 793.070 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 900.560 0.000 (0.000%)
  • Investor33 368.040 0.000 (0.000%)
  • ISSI 147.300 0.000 (0.000%)
  • JII 546.430 0.000 (0.000%)
  • JII70 181.790 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 996.690 0.000 (0.000%)
  • LQ45 775.900 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,194.780 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,386.060 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,286.830 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 874.680 0.000 (0.000%)
  • MNC36 282.300 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 254.060 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 318.060 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 244.290 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 311.380 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 4,987.080 0.000 (0.000%)
  • TRADE 605.830 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Rupiah Masih akan Dibayangi Sentimen Kejatuhan Lira Turki
Published: 14 Aug 2018 08:43 WIB


IMQ, Jakarta —  Kurs dolar AS menguat lebih lanjut terhadap mata uang utama dunia lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena krisis ekonomi Turki terus membebani euro dan mata uang negara-negara berkembang.

Lira Turki telah jatuh 20 persen terhadap dolar AS selama dua sesi terakhir, setelah Presiden AS Donald Trump mengesahkan penggandaan tarif pada impor produk baja dan aluminium dari Turki.

Mata uang negara berkembang lainnya, seperti rupee India dan peso Meksiko terpukul sangat parah di tengah krisis lira.

Sementara itu, kecemasan pasar tentang eksposur bank-bank Eropa ke Turki juga menekan euro, yang menyentuh 1,1365 dolar AS pada Senin (13/8), terendah sejak Juli 2017.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,04 persen menjadi 96,3983 di akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1392 dolar AS dari 1,1397 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris turun menjadi 1,2751 dolar AS dari 1,2760 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7260 dolar AS dari 0,7289 dolar AS.

Sedangkan posisi dolar AS terhadap yen Jepang adalah 110,67 yen Jepang, lebih tinggi dari 110,61 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9936 franc Swiss dari 0,9948 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3142 dolar Kanada dari 1,3133 dolar Kanada.

Pada perdagangan Senin, rupiah juga terpukul oleh kejatuhan lira Turki, sehingga ditutup di level Rp14.610 per dolar AS. Kemungkinan besar rupiah masih akan tertekan pada perdagangan hari ini, ditambah lagi dengan sentimen negatif dari membengkaknya defisit transaksi berjalan. (*/Ant)
Author: Khansa Padantya
-
POPULAR NEWS