IMQ, Jakarta —
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I perdagangan, Jumat (17/2) kembali mengalami penguatan setelah beberapa data indikator ekonomi memperlihatkan perkembangan yang signifikan dan juga optimisme Yunani akan mendapat dana bantuan tepat pada waktunya.
Research Analyst PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) Purwoko Sartono mengatakan reboundnya indeks indeks mengikuti memanfaatkan momentum dari Eropa dan Amerika Serikat.
"Dari Eropa dikabarkan Uni Eropa mempertimbangkan memotong bunga utang dari dana talangan Yunani," ujarnya.
Selain itu Bank Sentral Eropa juga akan melakukan swap surat utang Yunani dengan surat utang yang baru.
Tujuannya adalah menghindari kerugian dari restrukturisasi utang Yunani, dimana surat utang yang baru tersebut memiliki struktur dan nilai nominal yang sama dgn yang lama hanya saja berbeda pada beberapa klausal.
Tercatat hampir seluruh sektor saham mengalami kenaikan, dimana kenaikan terbesar antara lain dipimpin oleh saham sektor aneka industri, manufaktur dan tambang masing-masing sebesar 1,8%, 0,8% dan 0,5%.
Sementara saham yang tertahan hanya sektor properti.
Pada perdagangan sesi I, Jumat (17/2) IHSG ditutup naik 19,56 poin (0,50%) ke level 3.947,17. Sedangkan indeks saham unggulan LQ 45 menguat 5,18 poin (0,76%) ke level 686,733.
Saham-saham yang naik signifikan (top gainers) anatara lain saham PT Astra Internasional Tbk (ASII) menguat Rp1.650 ke level Rp73.150, PT Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik Rp850 ke level Rp 42.500, PTUnited Tractor Tbk (UNTR) melesat Rp550 menjadi Rp29.350 dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menguat Rp350 ke level Rp54.450.
Untuk saham yang mengalami penurunan (top losers) diantaranya saham PT Surya Citra Media (SCMA) anjlok Rp400 menjadi Rp9.000, PT Indomobil Sukses International Tbk (IMAS) turun Rp250 ke level Rp 14.600 dan PT Modernland Realty Tbk (MDRN) merosot Rp 100 menjadi Rp3.000.











