IMQ, Jakarta —
Pemerintah berencana mengumumkan nama pelamar calon Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebanyak 290 orang pada Senin (20/2).
"Setelah Panitia Seleksi (Pansel) OJK melihat kelengkapan dokumen dan administrasi, maka dari 309 pelamar hanya 19 yang tidak lolos. 290 dinyatakan lolos seleksi administrasi yang diumumkan Senin depan," kata Menteri Keuangan Agus Martowardjoyo dalam konferensi pers di Gedung Bank Indonesia, Jumat (17/2).
Menurutnya Pansel OJK memeriksa kelengkapan dokumen dan administrasi dari pelamar DK OJK. Terdapat 19 orang yang tidak melengkapi persyaratan sehingga dinyatakan tidak lolos. Adapun 290 pelamar terdiri dari 83 kalangan perbankan, 17 kalangan pasar modal, 33 kalangan non keuangan, 48 regulator, 25 akademisi, 36 kalangan pemerintah, dan 51 kalangan masyarakat.
"Begitu banyaknya pelamar mencerminkan putra-putri Indonesia yang memiliki kemampuan baik di bidang perbankan, akademisi, pasar modal, mapuan masyarakat," tuturnya.
Para pendaftar akan melewati empat tahapan yang dimulai dari seleksi administratif, kapabilitas, kesehatan, dan kompetensi. Keempat proses ini akan didukung oleh makalah pribadi dan makalah kompetensi. Ada juga proses assesment terhadap profil individu, lalu wawancara.
Melalui tahapan administrasi, Pansel OJK akan menyaring 290 pendaftar menjadi 21 orang. Hasil seleksi rencananya diserahkan kepada Presiden pada 21 Maret 2012.
"Diharapkan 21 calon DK OJK akan diserahkan kepada Presiden pada minggu ketiga Maret 2012," paparnya.
Ia meyakini Pansel OJK sudah mereview hingga meyakini rekan jejak dari pelamar DK OJK. Para pelamar harus memiliki kepemimpinan yang baik, integritas yang baik, etika, serta kemampuan untuk bersinergi dan melakukan organisasi.
"Kami pun sudah mempersiapkan rekam jejak dengan meminta referensi dari pihak lain. Kami ingin mencari orang yang benar-benar kompeten di bidangnya," imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengharapkan Panitia Pansel melakukan kajian dan riview para pelamar.
"Senin, akan muncul pemberitahuan nama-namanya di media cetak," kata Damin.
Pengamat Ekonomi Chatib Basri pun mengutarakan hal yang serupa. Ia mengharapkan nama-nama yang terpilih mewakili aspek dari seluruh masyarakat Indonesia.
"Oleh karena itu, dibutuhkan mereka yang memiliki kapabilitas dan pemahaman yang kuat di sektor keuangan dan non keuangan," ujar Chatib Basri.
Adapun susunan anggota Pansel OJK adalah Agus Martowardjoyo selaku Menteri Keuangan sekaligus Ketua dan merangkap anggota, Darmin Nasution, Fuad Rahmany, Mahmuddin Yasin, Halim Alamsyah, Gunarsi Soeworo, Mas Achmad Daniri, Ariyanti Sulistyo, dan Muhammad Chatib Basri.











