IMQ, Jakarta —
Perkembangan ekonomi yang semakin kondusif diprediksi akan mendorong pertumbuhan industri ritel yang cukup signifikan, hal ini juga seiring meningkatnya daya beli masyarakat.
Melihat peluang tersebut salah satu perusahaan ritel yang memfokuskan bisnisnya pada bidang penyediaan peralatan rumah tangga dan merupakan pemegang lisensi waralaba internasional asal Amerika Serikat, PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) terus bergerak untuk melakukan ekspansi.
Menganggarkan belanja modal pada tahun ini senilai Rp150 miliar-Rp160 miliar yang berasal dari kas internal, perseroan berencana melakukan pengembangan dengan pembukaan 10 hingga 15 gerai baru.
Tercatat saat ini jumlah gerai Ace Hardware sebanyak 55 unit, sehingga sampai akhir tahun diharapkan memilliki 65-70 unit.
Seiring penambahan jumlah gerai dan tingkat ekonomi masyarakat yang semakin membaik, emiten Bursa Efek Indonesia berkode saham ACES pada tahun ini mengincar penjualan mencapai Rp3 triliun atau tumbuh 25% dibandingkan dengan realisasi penjualan 2011 yang mencapai Rp2,4 triliun.
Sementara untuk laba bersih ditargetkan tumbuh 10% menjadi senilai Rp300 miliar dibanding periode yang sama pada 2011.
Head of Research eTading Securities Betrand Raynaldi mengatakan proyeksi pendapatan ACES tahun 2012 sebesar Rp3 triliun atau lebih tinggi sekitar 46% dari proyeksi pendapatannya pada 2011 merupakan hal yang positif.
“Dalam pandangan kami target pendapatan ini dapat dicapai antara lain dengan pembukaan gerai baru dan menambah merek serta produk-produknya,” ujarnya.
Terkait dengan pembukaan gerai baru menurutnya, ACES hendaknya tetap cermat dalam mencari sumber pendanaan, dimana penggunaan kas internal dapat mengurangi beban bunga ACES.
Selain itu efisiensi biaya operasi mutlak diperlukan untuk meningkatkan margin keuntungan ACES ke depannya, sehingga tercapainya proyeksi atas pendapatan ACES pada tahun 2012 akan secara signifikan meningkatkan laba bersihnya.
Berdasarkan konsensus analis merekomendasikan beli (buy) untuk saham ACES dengan target harga (TP) Rp4.894 per saham.
Pada penutupan perdagangan Kamis (16/2), saham ACES ditutup pada level Rp4.425 per saham dengan volume sebanyak 162 ribu lembar saham senilai Rp716,85 juta.











