IMQ, Jakarta —
Minyak mentah mencatat penguatan dalam enam pekan pada perdagangan Kamis (16/2), yang didukung oleh kombinasi data tenaga kerja AS dan data perumahan yang positif, menguatnya harga saham dan melemahnya dolar AS.
Komoditas energi lainnya juga menguat, seperti minyak pemanas yang menutup perdagangan di level tertinggi dalam sembilan bulan, sedangkan harga bensin dinish di posisi tertinggi dalam enam bulan. Untuk minyak Brent menanjak ke level tertinggi dalam delapan bulan. Penguatan juga dialami gas alam, yang ditopang oleh cadangan mingguan yang turun melebihi perkiraan.
Minyak mentah untuk pengiriman Maret menguat 51 sen, atau 0,5%, menjadi US$102,31 per barel di barrel New York Mercantile Exchange.
“Trennya menguat dan pasar belum menemukan level tertingginya,” kata Tom Bentz, managing director dari BNP Paribas di New York.
Penguatan harga minyak ini mengikuti kecemasan pasar terkait gangguan pasokan, meski kabar terakhir menyebutkan Iran bersedia kembali ke meja perundingan, imbuhnya.
Harga gas alam pengiriman Maret menguat 14 sen, atau 5,9%, menjadi US$2,57 per million British thermal units. Ini merupakan level penutupan tertinggi sejak 30 Januari.
Sementara itu, emas berjangka berbalik arah dan menguat di menit-menit akhir perdagangan Kamis (16/2) setelah investor kembali memburu emas sebagai bargain hunting menjelang libur akhir pekan karena logam mulia ini sempat melemah di awal-awal perdagangan.
Penguatan harga emas ini juga ditopang oleh minyak yang melesat ke posisi US$102 per barel, yang memicu kecemasan akan terjadinya inflasi. Di hampir sebagian besar perdagangan, emas selalu mendapat tekanan, setelah data makroekonomi yang membaik membuat minat investor pada emas memudar.
Emas untuk pengiriman April naik 30 sen menjadi US$1.728,40 per ons di Comex, divisi dari New York Mercantile Exchange.
Sebelum penutupan, emas sempat menyentuh level terendah US$1.706,70, dan kemudian berbalik arah menuju area positif setelah data Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan bahwa warga AS yang mengajukan tunjangan pengangguran turun sebesar 13.000 pekan lalu menjadi 348.000.
Sementara indeks dolar AS jatuh ke posisi 79,493 dari sehari sebelumnya 79,641.
Untuk perak pengiriman Maret turun 4 sen menjadi US$33,37 per ons, dan tembaga kontrak Maret melemah 1 sen menjadi US$3,79 per pons.
Platinum untuk kontrak April berada di level US$1.626,10 per ons, atau turun US$12,10, sedangkan palladium kontrak Maret menguat US$12,95 menjadi US$696,60 per ons.











