IMQ, Jakarta —
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) membukukan laba bersih sepanjang 2011 senilai US$333 juta atau turun 24% dibanding periode sebelumnya senilai US$437,4 juta.
Director dan Chief Financial Officer INCO Fabio Bechara mengatakan penurunan laba bersih seiring dengan penjualan perseroan yang tercatat senilai US$1,24 miliar, turun dibanding 2010 senilai US$1,27 miliar.
"Laba usaha perseroan juga mengalami penurunan dari US$598,42 juta menjadi US$484,93 juta pada 2011," ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (16/2).
Bechara menambahkan EBITDA pada 2011 sebesar US$548,8 juta, 19% lebih rendah dari EBITDA yang diperoleh pada 2010 sebesar US$677,6 juta.
"Rendahnya laba bersih dan EBITDA yang diperoleh terutama disebabkan kenaikan COGS dan juga rendahnya harga realisasi rata-rata selama periode tersebut," terangnya.
Perseroan, lanjutnya, telah membayar dividen interim sebesar US$99,4 juta pada bulan November 2011 dengan total pembayaran dividen mencapai US$244,4 juta.
Sementara itu, hingga akhir 2011 perseroan memiliki kas dan setara kas sekitar US$399 juta











