Search:
Wednesday, Oct-17 2018 08:14 WIB
  • AGRI 1,499.510 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 734.210 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 508.340 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 5,800.820 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 2,472.150 0.000 (0.000%)
  • DBX 958.580 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,055.580 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 145.680 0.000 (0.000%)
  • IDX30 504.160 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 354.040 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 479.150 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 243.880 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 280.800 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 807.090 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 1,046.500 0.000 (0.000%)
  • Investor33 409.810 0.000 (0.000%)
  • ISSI 172.820 0.000 (0.000%)
  • JII 643.500 0.000 (0.000%)
  • JII70 212.560 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 1,172.600 0.000 (0.000%)
  • LQ45 917.410 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,487.590 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,634.960 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,908.390 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 1,207.430 0.000 (0.000%)
  • MNC36 328.260 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 312.260 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 404.380 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 303.760 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 346.750 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 5,800.820 0.000 (0.000%)
  • TRADE 790.220 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Gaikindo Dukung Kebijakan Pengembangan Kendaraan Elektrifikasi
Published: 9 Aug 2018 17:12 WIB


IMQ, Jakarta —  Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sangat mendukung kebijakan pengembangan industri kendaraan elektrifikasi yang telah dicanangkan pemerintah namun perlu dilakukan secara bertahap.

"Untuk tahap awal sebaiknya dikembangkan konsep mobil hybrid mengingat membutuhkan infrastruktur tambahan," kata Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, kepada pers di Serpong, Kamis (9/8).

Sedangkan produk Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), menurut Nangoi, membutuhkan waktu yang panjang. Selain itu, saat ini banyak agen pemegang merek (APM) telah memasarkan produk-produk hybrid.

"Sejalan dengan penerapan kebijakan tersebut, biar nantinya konsumen yang menentukan produk mobil elektrifikasi yang akan mereka pilih. Yang harus disiapkan adalah infrastrukturnya untuk mendukung kehadiran produk electrified vehicle itu, ketika harga bahan bakar minyak sudah tinggi dan infratrsuktur memadai, masyarakat pasti akan beralih memakai produk tersebut," papar dia.

Sementara itu, Dirjen ILMATE Kemenperin Harjanto mengatakan, untuk jangka pendek pihaknya cenderung mengembangkan teknologi PHEV. Meski infrastrukturnya belum terbangun, PHEV lebih efisien hemat energi dan ramah lingkungan.

"Pengembangan kendaraan elektrifikasi (electrified vehicle) memang butuh tahapan-tahapan. Terkait dengan efisiensi maka kebijakan ini tidak bisa dilepaskan dari konsep energy security. Kami inginnya full efficiency sehingga untuk tahap awal cenderung dikembangkan ke Hybrid Plug-In Electriv Vehicle," ujarnya.

Harjanto menambahkan, selain bisa menghemat energi hingga 82%, PHEV juga menjadi kendaraan yang ramah lingkungan karena mampu menurunkan kadar C02 yang signifikan seiring pemerintah menyiapkan infrastrukturnya secara bertahap.

"Selain itu melihat dari kondisi pasarnya, marketnya juga belum terlampau besar atau masih animo saja sehingga dibutuhkan infrastruktur pendukungnya, baik untuk industrinya maupun bagi penggunanya," tutur Harjanto.
Author: Indra BP
-
POPULAR NEWS