IMQ, Jakarta —
Raihan status layak investasi (investment grade) yang disandang Indonesia menjadi faktor penting yang menjadi pertimbangan bagi negara-negara besar dalam mengambil keputusan menginvestasikan dananya.
Direktur Utama PT Schroder Investment Management Indonesia Michael Tjoajadi menjelaskan kenaikan rating ini berdampak positif bagi persepsi Indonesia di mata investor asing sehingga investasi bakal deras mengalir.
"Saat ini, Indonesia diibaratkan sebagai new pretty woman sehingga orang beramai-ramai ingin masuk. Hal ini sudah terlihat dari indikasi kinerja pasar modal kita," ulasnya di Jakarta, Kamis (16/2).
Tahun ini, lanjutnya, perekonomian Indonesia diprediksikan masih positif dengan indikator suku bunga BI dikisaran 5,75%, inflasi 5,5% dan nilai tukar rupiah terhadap US Dolar pada level Rp9.100.
“Ini menjadikan pasar modal Indonesia akan mendapatkan berkah, karena banyak masyarakat akan mengalihkan dananya dari perbankan ke pasar modal yang menjanjikan keuntungan lebih besar,” terangnya.











