IMQ, Jakarta —
PT Perkebunan Nusantara IV Persero memproyeksikan pertumbuhan pendapatan pada 2012 sekitar 17,97% menjadi Rp5,92 triliun dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya Rp5,02 triliun. Pencapaian ini diharapkan dari produksi minyak sawit sebanyak 737.939 ton.
Menurut Direktur Utama PTPN IV Dahlan Harapan kontribusi pendapatan ini didukung oleh penjualan ekspor sekitar Rp1,3 triliun dan penjualan lokal Rp4,620 triliun. Perseron mengharapkan harga pokok penjualan sebesar Rp3,34 triliun. Angka ini naik 10,64% dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya Rp3,02 triliun.
"Dengan adanya proyeksi kenaikan perseroan optimistis laba tahun ini sekitar Rp876,92 miliar," kata Dahlan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) di Jakarta.
Perseroan memproyeksikan produksi tandan buah segara (TBS) sebanyak 2,594 juta ton dengan rendemennya 24,50% dan inti sawit sekitar 125.810 ton dengan rendemen 4,85%. Untuk produktivitas TBS diperkirakan 24,78 ton per hektar, minyak sawit sekitar 6,04 ton per hektar, sedangkan inti sawit 1,20 ton per hektar.
Semntara itu, perseroan memproyeksikan luas tanam menghasilkan (TM) pada tahun ini sekitar 104.699 hektar.
Untuk mendukung produksinya, perseroan akan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini sebesar Rp1,69 triliun. Alokasi dana ini untuk tanaman yang telah ada (existing) Rp1,127 triliun dan pengembangan sekitar Rp569,95 miliar.











