IMQ, Jakarta —
Mencuatnya potensi default Yunani dan seiring minimnya sentimen positif regional membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah, Kamis (16/2).
Analis Samuel Sekuritas Indonesia Yualdo Yudoprawiro mengatakan minimnya sentimen positif memberikan pengaruh bagi pembukaan indeks.
"Support indeks berada pada level 3.930," terangnya di Jakarta, Kamis (15/2).
Pada pembukaan sesi I perdagangan Kamis (16/2), IHSG anjlok 26,20 poin (0,66%) ke level 3.926,84. Sedangkan indeks saham unggulan LQ45 merosot 5,71 poin (0,83%) ke level 681,478.
Untuk bursa regional, bursa AS bergerak mendatar pada perdagangan semalam semalam dan ditutup melemah memfaktorkan kembali potensi default Yunani setelah Uni Eropa menunda pemberian bailout senilai 130 miliar euro.
The Fed sendiri kembali mensinyalkan potensi dilakukannya QE3 untuk kembali menstimulus perekonomian AS.
Sementara pada mayoritas bursa Asia pagi ini dibuka melemah selain disebabkan sentimen negatif Yunani, juga data pengangguran Australia pada bulan Januari di luar ekspektasi turun menjadi 5,1%, sementara Moody’s menyatakan kemungkinan akan menurunkan rating beberapa bank besar seperti UBS, Morgan Stanley dan Credit Suisse.











