IMQ, Jakarta —
PT Perkebunan Nusantara III Persero memproyeksikan pertumbuhan penjualan tahun ini sekitar 31,11% menjadi Rp8,54 triliun dibandingkan periode tahun sebelumnya hanya Rp6,518 triliun. Kinerja ini didukung oleh produksi kelapa sawit sebanyak 589.971 ton dan tandan buah segar (TBS) 2,46 juta ton.
"Dengan keberhasilan ini, maka diperkirakan mendongkrak laba bersih sekitar 17,33% dari Rp1,26 triliun menjadi Rp1,48 triliun," kata Direktur Utama PTPN III Amri Siregar dalam Panja BUMN Perkebunan bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (15/2).
Menurutnya perseroan memperkirakan laba usaha pada tahun ini sekitar Rp1,54 triliun. Angka ini tumbuh 44,6% dibandingkan dengan periode tahun lalu sekitar Rp1,06 triliun.
Perseroan memproyeksikan penjualan sawit tahun ini mencapai Rp4,266 triliun, dengan laba bersih sekitar Rp802,739 miliar. Sementara penjualan karet diperkirakan sekitar Rp1,320 triliun, dengan laba bersihnya Rp309,226 miliar.
Tahun ini juga, perseroan diperkirakan dapat memproduksi TBS sekitar 1,844 juta ton, minyak sawit sekitar 456.526 ton, serta inti sawit 92.227 ton. Dengan total produktivitas masing-masing 24 ton per hektar, 5,94 ton per hektar dan 1,20 ton per hektar.
"Luas tanaman menghasilkan kelapa sawit diperkirakan sekitar 76,854 juta hektar," paparnya.
Sedangkan untuk karet, perseroan memperkirakan dapat memproduksi karet kering sebanyak 48.980 ton dengan produktivitasnya 1,80 ton per hektar. Luas tanaman menghasilkan diperkirakan sekitar 27.213 hektar.
Untuk industri hilir, perseroan optimistis penjualan akan mencapai Rp2,73 triliun dengan pencapaian laba bersih Rp355,881 miliar. Seiring dengan meningkatnya penjualan dan laba bersih, maka total biaya produksi yang dikeluarkan oleh perseroan sebesar Rp2,38 triliun.
Pada 2012 ini, total aset perseroan diperkirakan mencapai Rp11,520 triliun.











