IMQ, Jakarta —
PT Perkebunan Nusantara VII Persero memproyeksikan pendapatan bersih pada tahun ini sebesar Rp6 triliun, dibanding dengan periode tahun sebelumnya sekitar Rp5 triliun.
Menurut Direktur Produksi PTPN VII Mardjan Ustha Pertumbuhan ini didukung oleh produktivitas dua komoditas, yakni kelapa sawit dan karet. Produksi kelapa sawit PTPN VII pada 2011 lalu sebesar 475 ribu ton dengan luas hektar 23.651 hektar yang tersebar di wilayah Sumatera bagian Selatan.
"Seiring dengan proyeksi pertumbuhan produksi maka laba bersih sekitar Rp300 miliar tahun ini," kata Mardjan ditemui di gedung DPR Komisi VI, Jakarta, Rabu (15/2).
Saat ini, PTPN VII juga berupaya meningkatkan produksi karet. Untuk menambah produksi, perusahaan telah mengganti lahan kakao seluas kurang lebih 700 hektare dengan karet. Tahun lalu, produksi karet PTPN VIII mencapai 21.458 ton, turun 10,68% dari 2010 yang sebesar 24.025 ton.
Peningkatan produksi juga diharapkan mampu memenuhi kebutuhan karet ekspor maupun dalam negeri. Apalagi lima PTPN telah membentuk konsorsium untuk mendirikan pabrik ban roda dua yang ditargetkan beroperasi akhir tahun ini atau awal 2013.











