IMQ, Jakarta —
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang sesi I, Rabu (15/2) bergerak fluktuatif namun akhirnya ditutup melemah dan berada pada zona merah.
"Kelihatannya sentimen negatif regional akibat downgrade Eropa oleh Moody's sudah cukup tercermin dalam koreksi Indeks dan pasar sekarang lebih fokus ke bailout Yunani yang segera mengucur," ujar Senior Reseach HD Capital Yuganur Wijanarko di Jakarta, Rabu (15/2).
Pada penutupan perdagangan sesi I hari ini, IHSG terkoreksi 6,85 poin (0,17%) pada level 3.945,95. Sedangkan indeks saham unggulan LQ45 merosot 2,49 poin (0,4%) ke level 685,68.
Untuk sektor yang mengalami penurunan terbesar adalah sektor keuangan sebesar 1,2%, disusul oleh infrastruktur sebesar 0,2%. Sedangkan sektor pertambangan dan properti mencatat kenaikan terbesar masing-masing 0,8% dan 0,5%.
Perdagangan siang ini, berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 83.252 kali pada volume 1,876 miliar lembar saham.
Sebanyak 117 saham naik, sisanya 80 saham turun, dan 94 saham tidak bergerak (stagnan).
Untuk saham yang mengalami kenaikan (top gainers) antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menguat Rp950 ke level Rp55.750, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menguat Rp900 ke level Rp41.450 dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp600 ke level Rp47.900.
Sedangkan saham yang turun (top losers) antara lain PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp650 menjadi Rp73.050, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) merosot Rp150 ke level Rp7.250 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (Tbk) terkoreksi Rp125 menjadi Rp3.375.











