IMQ, Jakarta —
Sebagai operator yang memfokuskan bisnisnya melayani industri kelautan lepas pantai, PT Wintermars Offshore Marine Tbk (WINS) terus berkembang menjadi perusahaan penyedia berbagai macam kapal antara lain kapal tunda, tongkang minyak, hingga dukungan pada kapal selam dan lainnya.
Memulai bisnisnya pada 24 September 1970 sebagai tarik tambang dan operator tongkang, perseroan terus berkembang dan beradaptasi sesuai perubahan zaman, dengan kunci strategi terletak pada menjaga nilai armada dan menawarkan solusi inovatif kapal yang tidak hanya meningkatkan efisiensi, namun juga efektivitas biaya.
Seiring dengan penerapan asas Cabotage, penggunaan kapal asing memiliki keterbatasan.
Kapal asing yang beroperasi adalah kapal kelas tertentu dan harus memiliki IPKA (Izin Penggunaan Kapal Asing) yang berlaku 3 bulan.
Selain itu, meningkatnya kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas Indonesia juga mendorong pertumbuhan kapal asing yang memiliki IPKA.
Sejalan dengan rencana ekspansinya, perseroan pada semester II-2012 berencana mendatangkan 8 kapal baru yang sudah dipesan sejak pada 2011 lalu.
Dalam mendatangkan 8 kapal ini, WINS telah menganggarkan dana senilai US$80 juta, yaitu masih lebih rendah dibandingkan total anggaran 2011 yang mencapai US$100 juta untuk memperoleh 12 kapal.
Dana untuk membiayai pembelian kapal pada tahun ini telah diperoleh perseroan dari pinjaman International Finance Corporation senilai US$45 Juta.
Adanya kapal-kapal baru ini, WINS optimistis untuk menargetkan pendapatan tumbuh 20%-30% menjadi Rp1,2 triliun hingga 1,3 trilliun, dibandingkan periode 2011 lalu sekitar Rp1 trilliun.
Analis eTrading Securities Sally Agustina dalam risetnya mengatakan startegi perseroan dalam memperkuat armadanya adalah membeli kapal setelah memenangkan tender baru, sehingga setiap kapal yang dibeli telah memiliki penyewa dan langsung berkontribusi terhadap pendapatan perseroan.
“Langkah ini tentunya akan mengurangi potensi kerugian akibat kapal yang tidak beroperasi (menganggur), karena setiap kapal memiliki biaya perawatan,” terangnya.
Ia menambahkan melihat ke depannya dengan adanya penambahan kapal disertai kontrak yang telah dimiliki, tentunya akan mendorong pertumbuhan pendapatan perseroan mengingat biasanya kontrak penyewaan kapal adalah jangka panjang.
“Kami merekomendasikan beli (buy) dengan target harga (TP) sebesar Rp 480 untuk saham WINS,” tuturnya.
Pada penutupan perdagangan Selasa (14/2), saham emiten Bursa Efek Indonesia berkode WINS ini berada pada level Rp335 per saham dengan volume transaksi 3,40 juta lembar saham senilai Rp1,14 miliar.











